Polrestabes Medan Tahun 2020 Telah Memecat 8 Personel

76

RADARINDO.co.id -Medan : Polrestabes Medan, selama dekade Tahun 2020, telah memecat atau melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), kepada delapan orang personel.

Demikian dikatakan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko SIK MSi, saat menggelar Konfrensi Press, diakhir tahun 2020, yang dilaksanakan di Mapolrestabes Medan, Kamis (31/12) siang.

Pada acara Konfrensi Perss akhir tahun tersebut, turut hadir Waka Polrestabes Medan AKBP, Irsan Sinuhaji, Kasat Reskrim Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK MH, Kasat Narkoba, Kompol Oloan Siahaan SIK MH, Kasat Lantas AKBP Sonny Siregar S.Sos dan Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza SIK MH.

Kapolrestabes Medan lebih lanjut mengatakan “Selain itu, sampai saat ini masih ada empat lagi personel yang diproses Propam Polda Sumut dan direkomendasikan untuk di PTDH,”.

Terkait dengan pengamanan malam tahun baru, jajaran Polrestabes Medan dibantu dari rekan-rekan TNI dari Pemda, serta stakeholder yang ada, termasuk dari partisipasi masyarakat, ada sekira 4.040 personel yang terlibat.

“Dari 4.040 personel tersebut, kita mempunyai 11 pos pengamanan, yang dijaga sebanyak 49 personel dan masing-masing pos sisanya nanti, terlibat juga patroli pengamanan objek tertentu,” ucap Kapolrestabes Medan.

Selain itu, kita juga melaksanakan operasi yustisi, yang digelar mulai pukul 21.00 wib, tanggal 31 Desember 2020.

“Dalam hal ini, kita bersama Satgas Covid-19, baik itu Provinsi Sumatera Utara (Sumut), maupun Kota Medan, akan melaksanakan operasi yustisi terkait dengan kepatuhan masyarakat, tentang protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran dari Walikota Medan, bahwa pukul 21.00 wib, tempat hiburan dan rumah makan wajib tutup,” ucap Riko.

Kapolrestabes Medan menambahkan, kita juga menghimbau kepada seluruh rekan-rekan Media, turut juga menyamikan kepada masyarakat, agar merayakan malam pergantian tahun baru ini, cukup di rumah dengan keluarga saja, kan tidak mengurangi kegembiraan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, untuk merayakan malam pergantian tahun baru di rumah dan tidak perlu konvoi, arak-arakan, balapan liar dan lain-lain,” ucap Riko Sunarko. (KRO/MD/TS)