Polrestabes Medan Tembak Mati Pengedar Narkotika seberat 26,9 Kg Jaringan Antar Propinsi

167

RADARINDO.co.id Medan : Sat Res Narkoba Polrestabes Medan berhasil ungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Malaysia-Aceh-Pulau Jawa.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, mendampingi Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi, dalam Pres Release pengungkapan diawal tahun 2021 tersebut, digelar Press Release, yang dilaksanakan di depan ruang jenazah RS Bhayangkara TK ll Medan, Kamis (14/01).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi, dalam paparannya kepada wartawan mengatakan “Pengungkapan atas 26,9 kg sabu ini, diperoleh dari 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang pertama di Hotel daerah SM Raja dan Hotel di wilayah Medan Baru, dengan 4 para tersangka”.

Dimana salah satunya yang bertindak sebagai kurir diberikan tindakan tegas dan terukur, akibat coba-coba melawan petugas saat akan diamankan.

“Adapun barang bukti yang diamankan terdiri dari, 22 bungkus plastik sabu, seberat 1.900 gram dan 25 kg sabu yangg dikemas dengan bungkus teh hijau China. Modusnya adalah, tersangka menyimpan sabu dalam sepatu dan dibungkus teh cina,” ucap Martuani.

Lebih lanjut Martuani mengatakan “Saya berharap, adanya peran serta media, sangatlah penting untuk memberikan informasi dan mengedukasi Masyarakat, akan bahaya dari penggunaan narkotika”.

“Tetap berikan kami informasi peredaran Narkotika di Sumut, jangan sampai anak-anak kita generasi berikutnya rusak, akibat barang haram ini,” ucapnya.

Dan perlu saya jelaskan kembali, tidak ada ruang untuk bebas bagi mereka yang bertindak kriminal dan bagi mereka pengguna Narkotika.

Maka, apabila itu mereka lakukan, kepada jajaran Kepolisian, akan saya suruh ditembak dengan terukur, ujarnya tegas.

Seperti salah satu dari 4 tersangka ini, dilakukan tindakan tegas dan terukur akibat melawan saat akan diamankan petugas di perjalanan dengan berusaha memukul petugas dengan borgol dan merampas senjata api.

“Namun petugas langsung melakukan tindakan tegas dan terukur. Saya sebagai Kapolda Sumut dengan ini, Saya tegaskan, siapapun yang melawan petugas dan membahayakan nyawa petugas, saat akan diringkus, maka harus dilakukan tindakan tegas dan terukur,” ucap Martuani.

Dari barang bukti yang disita, ada 269.000 anak bangsa yang bisa diselamatkan. Karena, satu gram sabu biasa digunakan 10 pemakai, maka 26,9 kilogram sama dengan 269.000 orang pengguna, ucap Martuani.

Para tersangka melanggar pasal 114 ayat (2) Subs. pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Kemudian denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar,” ucap Kapolda Sumt menambahkan.

Pada pelaksanaan paparan tersebut, turut dihadiri Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi SH Sik, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan SH Sik wakasat Narkoba Kompol Doly Nelson Nainggolan SH MH, Kanit 3 Narkoba Polrestabes Medan Iptu Irianto Sembiring, Panit Iptu S, Sibayang, Panit Ipda Ruspian. (KRO/MD/TS)