Pria Sering Mengantuk, Ini Gejalanya

661 views

RADARINDO.co.id-Jakarta : Siapa saja pasti bisa ngantuk, kapan dan dimana tempat. Seseorang mengantuk sesungguhnya sangat manusiawi.

Karena mengantuk adalah kondisi yang lazim dialami setiap orang. Memang, setiap orang yang merasa kelelahan dan hendak tidur, salah satu tandanya adalah mengantuk.

Tapi bagi kaum pria, sering mengantuk dalam berbagai kondisi bisa menunjukkan gejala gangguan kesehatan tertentu.

Baca juga : Anda Tidur “Ngorok”, Mari Tebak Penyebab Suara Itu


Mengantuk memang sering dikaitkan dengan kondisi kelelahan akibat aktivitas fisik yang terlalu intens atau kurangnya durasi tidur.

Namun jika kondisi ini sering terjadi pada pria, hal itu tidak boleh diabaikan begitu saja. Lalu sebenarnya ada gejala apa?.

Kondisi sering mengantuk yang dialami pria jangan dianggap sepele. Sebab, bisa jadi ada beberapa masalah kesehatan yang harus segera ditangani secara medis.

Beeberapa gejala dari sering mengantuk pada pria adalah karena kelelahan kronis. Orang yang kelelahan kronis bisa sangat sering mengalami kantuk.

Hal tersebut dikatakan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter kepada wartawan.

Menurutnya, keluhan utama sindrom kelelahan kronis adalah rasa lelah yang menetap selama lebih dari 6 bulan tanpa penyebab yang jelas.

Namun selain badan lemas yang menetap tersebut, penderita juga akan mengalami kesulitan secara kognitif, seperti sulit untuk berpikir dan konsentrasi. Selain itu adanya gejala mudah lupa atau gangguan memori jangka pendek.

Hipoksia atau biasa disebut kekurangan oksigen merupakan hal yang juga biasa terjadi pada orang yang mengalami kelelahan.

Bisa terjadi pada orang-orang kantoran yang sehari-hari bekerja di gedung tinggi, di mana kadar oksigennya lebih rendah.

Tapi, sering mengantuk memang bisa jadi penanda kolesterol tinggi. Hanya saja, menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, mengantuk merupakan salah satu dampak tak langsung jika di dalam tubuh terjadi peningkatan kolesterol dan sumbatan pada pembuluh darah.

Akibatnya, asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak akan berkurang. Oleh sebab itu, keluhan mengantuk dan mudah lelah pun dapat terjadi, ungkap dr. Dyah.

Karena mengantuk merupakan dampak tak langsung dari peningkatan kolesterol di dalam darah, kondisi ini tak dapat dijadikan tanda pasti seseorang memiliki kolesterol tinggi.

Tahu anda apa itu insomnia? Hipersomnia adalah gangguan tidur yang merupakan kebalikan dari insomnia. Orang yang mengalami hipersomnia biasanya akan kesulitan saat waktu bangun tidur tiba.

Pada kondisi hipersomnia, keinginan untuk tidur dapat terjadi kapan saja, termasuk saat Anda berkendara atau melakukan pekerjaan sibuk lainnya.

Sebaiknya perlu diperhatikan beberapa gejalanya, yakni sering tertidur pada siang hari dan meskipun sudah sempat tertidur.

Tertidur secara tiba-tiba, bahkan saat sedang makan atau berbicara. Meski sudah tidur siang, Anda tetap tidur dalam waktu yang lama pada malam hari.

Baca juga : Bahan Dapur Ini Ternyata Ampuh Bikin Mulut Jadi Wangi, Silakan Coba

Mengantuk itu hal yang biasa. Tapi jika kondisi sering mengantuk ini terjadi pada pria, hal ini tidak boleh diabaikan.

Namun sumber lain menjelaskan, seseorang yang mengantuk setelah usai makan siang disebutkan faktor kadar gula dalam tubuh mulai naik.

Maka sangat tidak dianjurkan tidur pagi mulai pukul 07.00 wib sampai pukul 12.00 wib karena memiliki dampak buruk bagi kesehatan. (KRO/RD/Klikdok)