Proyek Irigasi Desa Tenembak Juhar Asal Jadi Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

52 views

RADARINDO.co.id-Aceh Tenggara:
Realisasi pembangunan proyek saluran irigasi di Desa Tenembak Juhar, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara telah menjadi sorotan publik. Warga desa setempat mencurigai realisasi fisik diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Tidak sesuai dengan kontrak perjanjian kerja.


Sementara itu, hasil pantauan tim LSM KPK-N dilokasi proyek, Minggu (01/02/2029) di persawahan warga menemukan adanya indikasi penyimpangan yang dilakukan oleh Pelaksana Kegiatan (PK). Sebab, tidak adanya kotak pembanding untuk takaran campuran pasir, kirikil dan semen sebagai perekat.
Kemudian, saluran irigasi sepanjang 173 meter tersebut tanpa menggunakan pondasi sebagai penahan atau penopang beban bangunan yang ada diatasnya untuk diteruskan ke lapisan tanah yang ada dibawahnya.
Selain itu, pembangunan pos Kambling yang dinilai tidak sesuai sebagaimana bangunan pos kambling pada umumnya. Pasalnya, pos Kambling yang dibangun menggunakan Dana Desa senilai Rp 55 juta lebih terkesan seperti bangunan halte bis umum tanpa dinding atau sekat pelindung. Menurut Guntur, selaku Pelaksana Kegiatan (PK) saluran irigasi Desa Tenembak Juhar mengatakan, saluran irigasi itu tidak memakai pondasi. Karena saluran itu menggunakan metode letter U, sehingga ketebalan lantai akan menjadi pengganti pondasi nantinya.
“Saluran ini tidak pakai pondasi, kita membuat dengan system letter U. Tebal tembok atas pada saluran ini 20 senti meter, tingginya 50 senti meter bersih dan ketebalan lantai 10 senti meter, ” jelas Guntur ketika dikonfirmasi dilokasi proyek, Minggu (01/02/2020) Di Desa Tenembak Juhar. (KRO/RD/Hidayat)