PT PSN Diduga Langgar Perjanjian Yang Dimediasi Disnakertrans Dumai

103

RADARINDO.co.id-Dumai:
PT PSN dituding melanggar perjanjian bersama dengan pekerja yang dimediasi Disnakertrans Kota Dumai, Rabu (22/07/2020) dikantor Disnakertrans Kota Dumai. Isi perjanjian bersama itu salah satunya, bahwa dengan pertemuan ini PT PSN bersedia menerima kembali untuk bekerja secara bertahap sebagai berikut pada bulan Agustus 4 orang, September 4 orang, dan Oktober 10 orang.

Dengan adanya salah satu isi surat perjanjian bersama tersebut diduga pihak perusahaan tidak mengikuti atau melanggar perjanjian bersama,dari investigasi dilapangan awak media baru 4 orang pekerja yang dipekerjakan, dan yang lain belum ada titik terang dari perusahaan.

Pada saat dikonfirmasi dengan Irwan, S.Sos Kabid Hubungan Industrial Disnakestrans Kota Dumai mengungkapkan masalah PT PSN dengan pekerja sudah ada kesepakatan. Maka kesepakatan itulah dijalankan oleh pekerja dan perusahaan.


Jadi sampai sekarang inikan sudah begitu lama kesepakatan itu,dan tidak ada titik terangnya dari perusahaan. “Jadi kita minta pada perusahaan,agar secepatnya melaksanakan isi perjanjian tersebut,” ucapnya.

Kita dari Dinas ketenaga kerjaan tetap menjalankan aturan yang berlaku. Kita tetap mengkedepankan musyawarah mufakat, kita akan lihat nanti, ujanya.

“Apabila ada surat dari pekerja yang diwakili oleh serikat pekerja akan kita tindak lanjuti dengan surat pemanggilan untuk perusahaan,untuk mediasi kembali,kita akan carikan musyawarah mufakat bagaimana penyelesaian masalah ini”, ujarnya.

Melalui Manager PT PSN Hery menjelaskan keawak media melalui via whatsApp menjelaskan, sSudah 4 orang yang saya pekerjakan kembali, yang lain menyusul. Hl ini PR bagi saya walaupun berat karena proyek di PKS Balam belum ada keputusan, makanya terkendala untuk pemindahan anggota,agar warga tempatan bisa masuk kerja,intinya saya tetap berusaha,” imbuhnya.

Ditempat berbeda Ketua DPC Konsolidasi SBSI Kota Dumai Ismunandar yang menangani permasalahan ini mengungkapkan. “Kita lihat niat baik dari pihak PT PSN dalam mentaati perjanjian bersama yg telah di sepakati tiga bulan lalu,kalau tidak Ada jalan keluarnya nanti kita tuntut sesuai dengan hukum yang berlaku baik buat laporan ke kepolisian maupun aksi penyampaian pendapat di muka umum,” jelasnya. (KRO/RD/RIO)