PT. RPS Kampar Dituding Kangkangi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999

102 views

RADARINDO.co.id -Kampar :

Pabrik Peleburan Besi milik PT. RPS, yang terletak di jalan Raya Pasir Putih Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, menuai kontraversi antara masyarakat dengan pemilik perusahaan. Kejadian bermula Minggu (07/08/2020) sekitar pukul 23.30 wib terjadi ledakan dasyat.

Disinyalir ledakan tersebut dari pabrik peleburan besi. Berangkat dari Informasi warga, Selasa (09/06/2020) sekitar pukul 10.00 wib. Tim awak media mendatangi Perusahaan PT. RPS yang disinyalir “Kebal Hukum” ini untuk dimintai Konfirmasi kepada pimpinan perusahaan tentang terjadinya ledakan di pabrik peleburan besi milik PT. RPS.

Sementara itu, Danru security PT. RPS, Bed F Harianto menolak atau menghalangi kunjungam tim awak media, Kabiro RADARINDO.co.id Kampar S. Manalu, saat ingin mengkonfirmasi terjadinya ledakan. Danru Security Bed F Harianto menolak kedatangan tim media dengan alasan pihak pimpinan perusahaan tidak menerima untuk di konfirmasi seputar kejadian Ledakan.


“Kami tetap tidak memperbolehkan wartawan masuk. Ini perintah pak”, kata Danru dengan nada tegas. Ada apa pihak menejemen PT. RPS menolak atau menghalangi liputan pihak wartawan. Ini sudah mengkangkangi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. (Pasal 4 dan pasal 18)
Sementara pada kesempatan yang sama, dua orang pihak korban bernama Bambang dan Leo Sihombing menunjukkan kekecewaannya pada PT. RPS dikarenakan akibat ledakan tembok rumah banyak yang retak retak. Bahkan jendela kamar depan pecah semua. Kami akan tuntut untuk mengganti kerugian kepada Pihak PT. RPS, ujar Bambang. (KRO/RD/SM).