Puluhan Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor, 6 Ditemukan Meninggal

83 views
Puluhan Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor, 6 Ditemukan Meninggal
Puluhan Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor, 6 Ditemukan Meninggal

RADARINDO.co.id – Sulawesi Tengah :Puluhan Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor, 6 Ditemukan Meninggal. Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan mengusut peristiwa longsor yang mengakibatkan korban jiwa di lokasi tambang emas ilegal di Desa Buranga, Ampibabo.

“Iya, peristiwa ini tetap kami dalami setelah evakuasi jenazah yang tertimbun longsor selesai,” kata Kapolres Parigi Moutong AKBP Andi Batara Purwacaraka di Desa Buranga, Parigi Moutong, Kamis (25/2/2021).

Polres Parigi Moutong bersama Polda Sulteng, lanjutnya, akan menyelidiki tambang emas ilegal tersebut. Tersebut mencari tahu siapa pemilik alat berat hingga pihak-pihak yang membiayai kegiatan penambangan.

Baca juga : Cabuli Anak Kandung, Ayah Bejat Dihukuman 8 Tahun Penjara 


“Alat berat yang beraktivitas di lokasi tambang tanpa izin ini kami sita sebagai barang bukti untuk pengembangan selanjutnya,” kata Andi.

Andi memastikan penambangan pasti bakal dihentikan jika proses hukum sampai di tahap penyidikan.

Longsor di tambang emas ilegal di Dusun Sinaa, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) terjadi pada Rabu malam (24/2).

Merujuk siaran pers Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Parigi Moutong, puluhan penambang yang tengah berada di lokasi kejadian tertimbun longsoran.

Hingga Kamis sore (25/2), tim evakuasi dari kepolisian, SAR serta pihak lainnya telah menemukan 23 korban dari longsor tersebut. Sebanyak 16 orang selamat, sementara ada 6 meninggal dunia. Satu orang masih dalam pencarian.

Baca juga : Ulasan Peristiwa tahun 2020

“Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) SAR, kegiatan pencarian korban berlangsung selama 7 hari. Namun, apabila dalam kegiatan ini seorang korban tersisa bisa terevakuasi, kegiatan SAR berakhir dengan sendirinya,” kata Kapolres Parigi Moutong AKBP Andi Batara Purwacaraka di Desa Buranga, Parigi Moutong. (KRO/RD/ans)