Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nick Wilson

21 views

RADARINDO.co.id-Deli Serdang: Sebanyak 33 adegan yang di perankan pelaku guna melengkapi pemberkasan, Satreskrim Polresta Deli Serdang menggelar rekonstruksi kasus Pembunuhan yang direncanakan mengakibatkan matinya orang lain yang dilakukan Masri Uni Alamsyah Alias Masri terhadap Nick Wilson, Warga Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang.

Rekonstruksi di gelar Sat Reskrim di lapangan hijau Polresta Deli Serdang, Rabu (25/11/2020), ujar Iptu Ansari Kabag Humas Polresta Deli Serdang.

Menurut Ansari, kejadian pembunuhan yang mengakibatkan Nick Wilson tewas tersebut terjadi pada hari Sabtu, 15 Agustus 2020 sekitar pukul 10.00 wib di Dusun V Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.


Dan pelaku terkait hal tersebut telah diamankan Sat Reskrim Polresta Deli Serdang. Dalam pelaksanaan reka ulang tersebut, pelaku Masri Uni Alamsyah Alias Masri warga Dusun III, Desa Tanjung Siporkis, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, memperagakan adegan secara bertahap, modus tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban hingga mengakibatkan Nick Wilson meninggal dunia.

Rekontruksi ulang terkait tindak pidana pembunuhan ini, dilakukan penyidik Sat Reskrim Polresta Deli Serdang untuk melengkapi berkas penyidikan.

Sebanyak 33 adegan yang diperankan dalam rekonstruksi tersebut. Ada tiga puluh tiga adegan yang diperankan, ini semua untuk melengkapi berkas penyidik yang sedang disusun oleh penyidik.

“Sedangkan Motif pembunuhan yang dilakukan oleh Masri Uni Alamsyah Alias Masri kepada Nick Wilson dilatar belakangi karena dendam dengan Nick Steven abang kandung korban yang fitnah orang tua tersangka,” ujarnya lagi.

“Polisi telah menetapkan Masri Uni Alamsyah Alias Masri sebagai tersangka pembunuhan yang menewaskan seseorang, tersangka dijerat dengan Pasal 340 Subs Pasal 338 dan Pasal 365 Ayat (3) dari KUHPidana tentang Pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang mati” tutup Ansari. (KRO/RD/Hari’S)