SDN 006 Tapung Hulu Kampar Mulai Laksanakan PTM Tingkatkan Mutu Pendidikan

353

RADARINDO.co.id-Kampar : Mengacu kepada Surat Edaran Bupati Kampar tentang diperbolehkannya Pembelajaran Tatap Muka kepada para Sisiwa Siswi disekolah yang ada di Kabupaten Kampar.

SDN 006 Tapung Hulu Kabupaten Kampar Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dimulai tanggal 4 Januari 2021 lalu.

SDN 006 Tapung Hulu yang terletak di Desa Danau Lancang saat dikunjungi Awak Media, Kamis (14/01/2021). Langsung diterima Kepsek SDN 006 Tapung Hulu Rustam Efendi. S.Pd dan saat dikonfirnasi Awak Media, Kepsek Rustam Efendi mengatakan, Program Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilakukan guna meningkatkan Mutu Pendidikan disekolah.

Untuk mengejar ketinggalan proses belajar mengajar antara Siswa dan Guru. Kata Rustam Menurut Rustam Effendi S.Pd selaku Kepsek SDN 006 Tapung Hulu sebelum melaksanakan PTM, terlebih dahulu pihak sekolah telah membuat surat kesepakatan pernyataan dan persetujuan dari Orang Tua Siswa untuk bisa melaksanakan PTM.

Tetapi bila ada Orang Tua Siswa yang tidak berkenan anaknya mengikuti PTM, maka Sekolah juga bisa memberikan pelajaran melalui Proses Daring atau Luring seperti sebelumnya.

Dalam hal ini Rustam mengungkapkan bahwa Siswa didik yang selama ini ketinggalan mengikuti mata pelajaran dari masing masing Guru kelas, harus kembali mengikuti proses belajar mengajar, sepertinya PTM ini hampir seluruh Orang Tua Murid mendukung penuh.

Dan Pelasaknanaan dilaksanakan sesuai SKB 4 Menteri dan Surat Edaran Bupati dan Disdikpora Kampar.

Hasil Pantauan Awak Media di SDN 006 Tapung Hulu, saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang ada, seluruh siswa yang hadir dan yang sedang mengikuti jam belajar tampak begitu semangat saat menerima pembelajaran dari Guru Pengajar. mereka terlihat Antusias dan tekun mengikuti setiap Guru memberikan materi pelajaran.

Dan tak ada satu Sisiwa pun serta Guru yang tidak mengenakan masker ruangan kelas maupun di luar kelas. Karena pihak sekolah menegaskan agar seluruh para Siswa dan Guru harus mematuhi Protokol Kesehatan. (KRO/RD/SM)