Seorang Pengemis Babakbelur Dianiaya Scurity Pasar Simpang Limun Penyebabnya Bikin Kaget

59 views
Seorang Pengemis Babakbelur Dianiaya Scurity Pasar Simpang Limun Penyebabnya Bikin Kaget
Seorang Pengemis Babakbelur Dianiaya Scurity Pasar Simpang Limun Penyebabnya Bikin Kaget

RADARINDO.co.id-Medan : Seorang Pengemis Babakbelur Dianiaya Scurity Pasar Simpang Limun Penyebabnya Bikin Kaget. Seorang pengemis mengalami nasib tragis karena dianiaya oknum scurity di Pasar Limun, Medan, Minggu (27/06/2021).

Kejadian ini sempat jadi tontonan gratis warga yang melintas. Tanpa belas kasihan oknum scurity MT (47) menganiaya hingga babakbelur tanpa perlawanan itu, sempat dilerai.

Anehnya, MT yang bekerja sebagai scurity malah bertindak brutal membuat kondisi korban nyaris pingsan.

Kejadian penganiayaan oknum security di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Medan sempat viral di media sosial, petugas Polsek Medan Kota akhirnya menciduk MT sebagai tersangka.


Baca juga : Mahasiswa Nekad Jual Daun Ganja 1,4 Kg Secara Online Dibekuk Petugas

Tindakan brutal oknum security MT, warga Jln Selamat Gg Horas No. 8 T Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, sempat mendapat kecaman warga karena dinilai kurang manusiawi.

Tanpa menunggu waktu lama, petugas dari Polsek Medan Kota langsung menciduk pelaku di Pasar Simpang Limun tempat ia bekerja.

Polisi berhasil mengamankan pelaku penganiyaan tanpa ada perlawanan, selanjutnya pelaku dibawa ke Mako Polsek Medan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Medan Kota, Kompol M. Rikki Ramadhan SIK, MH kepada wartawan membenarkan telah mengamankan oknum security yang di ketahui sebagai pelaku penganiayaan terhadap seorang pengemis.

“Pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Medan Kota, untuk kami mintai keterangan” ungkap Kapolsek.

Lihat juga : Dua Gadis Terperosok Dalam Parit Bersama Sepeda Motor

Sementara itu, sejumlah pedagang Pasar Simpang Limun Medan, mengaku senang karena petugas telah menciduk pelaku.

MT yang bekerja sebagai scurity dinilai arogan dan kurang manusiawi.

“Kenapa harus main pukul, cukup diusur saja. Dia (pengemis-Red) tak bermaksud melawan scurity. Tak sepantasnya dipukul begitu. Saya setuju satpam itu ditangkap polisi, biar dia bisa bedakan manusia dengan hewan”, ujar Agus Sitepu seorang yang setiap pagi berjualan sayuran. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)