SPG Cantik Dirudapaksa Dua Pria Dalam Mobil

RADARINDO.co.id – Jakarta : Seorang wanita cantik yang bekerja sebagai Sales Promotion Girls (SPG) menjadi korban rudapaksa dua pria berinsial R dan J. Sebelum kejadian, korban dijanjikan bahwa pelaku akan membeli satu unit mobil.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengatakan, insiden pemerkosaan dan perampokan SPG tersebut terjadi pada, Minggu (11/6/2023) lalu.

Baca juga : Massa Minta Kepala BPN dan Dirut Perumda Tirtanadi Dicopot

“Kejadian berawal pada Sabtu (10/6/2023) sekitar pukul 01.00 WIB korban dihubungi oleh salah satu pelaku yang mengaku bernama R. Keesokan harinya pelaku yang mengaku bernama R komentar di status instastory WhatsApp korban untuk memesan unit mobil,” kata Titus, melansir tvonenews.com.

Kemudian lanjutnya, korban tertarik untuk menemui pelaku yang mengaku akan membeli satu uni mobil yang dijualnya. Lantaran korban meminta untuk melakukan pertemuan, pelaku pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu.

“Korban dan pelaku membuat janji bertemu di kawasan Plaza Cibubur pada 11 Juni 2023 sekira pukul 21.00 WIB.  Korban yang saat itu sedang berada di Plaza Cibubur berjalan kaki ke pinggir jalan untuk menemui pelaku R yang saat itu menggunakan mobil Suzuki Ertiga,” ungkap Titus.

Lalu pelaku mengajak korban masuk ke dalam mobil pelaku. Titus menjelaskan, saat itu korban hanya melihat pelaku seorang diri dalam mobil tanpa adanya orang lain yang menumpang.

Pelaku R saat itu mengatakan kepada korban bahwa dirinya mengajak ke suatu tempat karaoke yang berada di daerah Jakarta.  Namun, saat itu korban tak mengetahui jika di dalam bangku belakang mobil ada pelaku J yang tengah mengumpat.

“Selanjutnya pelaku memberhentikan mobil di pinggir jalan dan mengatakan kepada korban akan mengambil uang di ATM, sedangkan pada saat itu korban tidak melihat ada mesin ATM. Kemudian, tiba-tiba ada yang mendorong kepala korban dari belakang dan langsung membekap korban, serta secara bersamaan ada yang membekap mulut dan ada juga yang melakban muka dan tangan korban diikat dengan menggunakan tali tis, lalu korban ditarik secara paksa ke bangku belakang oleh para pelaku,” sambungnya.

Baca juga : Ketua DPW Relawan Anis Bersinar Sumut Pimpin Rakor Pembentukan DPD

Usai wajah dilakban hingga tangan terikat, korban tak dapat membela diri hingga dengan sadisnya pelaku memperkosa secara bergilir. Bahkan, aksi pemerkosaan itu dilakukan para pelaku secara bergilir dengan kondisi mobil tengah berjalan dengan radio yang dinyalakan secara kencang.

Usai memperkosa korban, pelaku kemudian merampas barang berharga milik SPG tersebut berupa tas berisikan dompet, handphone dan ATM milik korban yang diminta pinnya oleh pelaku. Selanjutnya, korban diturunkan dengan keadaan muka terlakban di kawasan Kemang, Bogor, Jawa Barat. (KRO/RD/TVO)