Stakeholder Perikanan Bahas Solusi Pertikaian Antar Nelayan Terkait Alat Tangkap

86

RADARINDO.co.id-Belawan: Ketua DPD HNSI Sumut, Zulfahri Siagian, SE menjadi Pembahas pada Diskusi Publik.yang dilaksanakan oleh Ditjen Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan Perikanan Jum’at (22/01/21) dan  diselenggarakan secara Ofline dan Online yang mendapat sambutan dari sekitar 500 an peserta di seluruh Indonesia.

Dengan dilaksanakannya Sosialisasi Permen KP No. 59/2020 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Alat Penangkapan Ikan di WPP NKRI dan laut lepas, pengganti Permen KP No. 71/2016, hendaknya pertikaian nelayan di Sumut terkait alat tangkap segera dihentikan.

“Kami dari DPD HNSI Sumut mengucapkan terima kasih kepada Ditjen Tangkap KKP yang telah mengundang kami yang merupakan satu satunya  DPD HNSI yang diundang,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa KKP punya pandangan khusus terhadap Nelayan di Sumut. Tentu tidak semua dapat dibahas, tapi paling tidak saya sudah menyampaikan kondisi perikanan yang ada di Sumut, ujar Zulfahri.

Kami berpesan kepada Seluruh Nelayan di Sumut, lanjut Zulfahri, hentikan Pertikaian, mari kita bersama sama membangun perikanan di Sumut ini, harapnya.

Dalam pembahasan tersebut, stakeholder perikanan berharap menjadi solusi atas pertikaian antara nelayan terkait alat tangkap yang selama ini kerap terjadi. (KRO/RD/Ganden)