Suami Lukai Kemaluan Istri Lantaran Tolak Hubungan Intim, Ini Bahaya Vagina Robek

103

RADARINDO.co.id – Palas : Seorang suami berinisial MN warga Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara, tega melukai vagina istrinya sampai robek lantaran menolak diajak berhubungan intim.

Baca juga : APH Didesak Tindak Pelaku Pencurian BBM di Kampung Kurnia

Secara keji, MN tega melukai kemaluan istrinya hingga 10 cm menggunakan tangannya. Alhasil, istrinya harus dilarikan ke rumah sakit akibat terus mengalami pendarahan yang hebat dibagian vagina.

Menurut dokter spesialis kandungan, Boy Abidin, vagina robek dalam kasus ini lebih merujuk pada area bibir vagina atau labia. “Daerah bibir vagina itu sifatnya tipis, bisa robek. Robek ini karena ototnya tidak siap, tegang, kaku,” kata Boy dilansir dari aktiva, Sabtu (03/6/2023).

Dikelaskannya, bibir vagina itu sebenarnya elastis. Saat akan melakukan hubungan intim, perlu ada foreplay sehingga otot vagina rileks, ada lubrikasi sehingga penetrasi bisa lebih nyaman.

Tanpa otot yang rileks dan lubrikasi, bibir vagina akan sempit, kaku sehingga jika dipaksa ada penetrasi atau aktivitas memasukkan sesuatu bisa robek.

Terlepas dari kasus tersebut, Boy menjelaskan bahwa bibir vagina robek bisa ke arah atas, bawah atau samping yang sangat kecil kemungkinannya. “Kalau robekan kena pembuluh darah besar ke arah vagina, pembuluh darah aktif, terjadi pendarahan. Kalau tidak dihentikan, timbul kematian,” katanya.

Baca juga : Kasus RENA, Ketum IWOI Minta Hakim Vonis Bebas 4 Terdakwa

Jika robek ke daerah anus, akan ada kerusakan atau gangguan saat buang air besar. Perempuan akan sulit mengontrol buang air besar. Jika robek ke atas atau ke area kandung kemih, maka kontrol kencing terganggu.

Boy mengatakan, dokter akan menjahit area robekan terutama jika robek ke area vagina. Tindakan jahitan akan seperti teknik jahitan luka episiotomi atau sayatan yang dibuat saat persalinan. (KRO/RD/AKTV)