Tahun 2021, Stakeholder Belawan Gelar Pertemuan Bahas Pembangunan dan Kamtibmas

177

RADARINDO.co.id-Belawan: Para pemangku kepentingan di Belawan (stakeholder) bertemu di kantor Camat Medan Belawan guna membahas masalah pembangunan dan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) khususnya di wilayah Kecamatan Medan Belawan, Kamis (07/01/2021) siang.

Stakeholder yang hadir tersebut antara lain yakni, Camat Belawan dan seluruh Lurahnya, Kepolisian di Belawan, Tokoh Masyarakat, TNI AD (Sub Denpom Belawan dan Koramil), Korps Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL), Yon Mar Hanlan I (Batalyon Marinir).

Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) seperti Pemuda Pancasila (PP), Pemuda Karya Nasional (PKN), Pemuda Panca Marga (PPM).

Serta Organisasi Masyarakat (Ormas) seperti Formabes (Forum Masyarakat Belawan Bersatu), Formabem (Forum Masyarakat Belawan Membangun), FABB (Forum Anak Belawan Bersatu), dan lain-lain. Namun tidak terlihat satupun pihak mewakili perusahaan yang ada di Belawan dalam pertemuan itu.

Camat Belawan, Ahmad, SP selaku inisiator pertemuan tersebut mengucapkan selamat datang kepada undangan yang berhadir.

“Saya ucapkan selamat datang kepada semua yang hadir baik dari instansi pemerintah maupun para ketua Organisasi di Belawan. Tahun 2020 sudah berlalu, dan kita sekarang sudah memasuki tahun 2021. Kita berharap di tahun ini pembangunan dapat berjalan lancar dan situasi kamtibmas dapat semakin kondusif”, ujar Camat akrab disapa Ucok.

Pertemuan yang berlangsung di lantai dua Aula kantor Kecamatan Medan Belawan itu tampak lebih bergairah saat Ketua PKN Kecamatan Belawan, Herianto Laut memberi pandangan.

Menurutnya keterlibatan Kapolres Pelabuhan Belawan sangat diharapkan untuk mengundang para pengusaha besar yang beroperasi di Belawan.

“Kalau bisa setiap pertemuan seperti ini para pengusaha ikut hadir. Dan untuk bisa menghadirkan para pengusaha itu ya Bapak Kapolres Belawan lah yang mengundang. Karena kalau hanya Camat aja yang ngundang mungkin para pengusaha itu kurang respon”, ujar Herianto.

Herianto berharap pada pertemuan yang turut dihadiri para pengusaha maka akan bisa terjadi dialog agar masyarakat Belawan dipekerjakan.

“Kita bisa minta sama pengusaha berapa persen jumlah warga Belawan yang bisa bekerja di perusahannya. Ini lah mungkin satu solusi agar masyarakat Belawan bisa terserap untuk bekerja. Sehingga dengan bekerjanya masyarakat, maka diharapkan angka tingkat kriminalitas di Belawan bisa ditekan”, harap Herianto.

Sebelumnya Tokoh Masyarakat, H. Irfan Hamidi berharap agar semua OKP dan Ormas yang ada di Belawan dapat membuat satu rancangan pemikiran secara tertulis mengenai pembangunan di Belawan, “Saya berharap dari Ormas maupun OKP agar membuat grand design bagaimana pembangunan yang baik di kota Belawan ini. Nanti desainnya serahkan kepada kami untuk selanjutnya dibahas bersama”, ujar H. Irfan.

Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu diakhiri dengan penyampaian pandangan oleh mewakili Kejari Belawan, Kasubsi Intelijen, Darlin, SH. (KRO/RD/Ganden)