Ternyata Industri Tekstil di Tapteng Sudah Ada Sejak 1300 Tahun Lalu

30 views

RADARINDO.co.id – Sibolga: Ternyata industri tekstil di Tapanuli Tengah sudah ada sejak 1300 tahun lalu. Demikian paparan hasil sementara penelitian situs Bongal di Desa Sijago – jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah yang disampaikan oleh Peneliti Fosil Manusia Purba M. Fadlan, dan Peneliti Ahli Muda Balai Arkeologi Sumatera Utara Stanov Purnawibowo yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tapanuli Tengah Jalan MH Sitorus, Kota Sibolga, Jumat (29/01/2021) Malam.

Menanggapi hal itu, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sangat mendukung para Arkeolog untuk melakukan penelitian di Kabupaten Tapanuli Tengah baik dari Tingkat Provinsi, Tingkat Pusat, maupun Internasional

“Saya akan meminta Kepala Bappeda Tapanuli Tengah, Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah agar membentuk tim yang akan bekerja sama dengan teman – teman Arkeolog, dan kita akan menyurati instasi terkait untuk kelangsungan Cagar Budaya yang ada di Tapanuli Tengah,” ungkapnya.

Bakhtiar Ahmad Sibarani juga mengatakan yang menariknya menurut penelitian dari Para Peneliti dan Arkeolog bahwa situs Bongal yang berada di Badiri lebih tua dari situs yang ada di Daerah Barus.


Oleh sebab itu diharapkan para peneliti diharapkan mencek kebenaran dari data tersebut.

“Kami berharap kepada Bapak Peneliti, pernyataan dari Bapak agar dianalisis kembali, bahwa ditemukan benda – benda yang diperkirakan usianya sekitar 200 Tahun sebelum Barus dan Lobu Tua ada, hal ini yang membuat saya semangat mengikutinya”, katanya.

Ia juga menjelaskan pada tahun 2017 yang lalu Presiden Jokowi telah meletakkan keberadaan Titik Nol masuknya Islam Nusantara di Barus, sehingga menimbulkan perdebatan dengan Aceh.

Hal ini membuat kita berargumen bahwa sejarah – sejarah yang kita miliki itu lebih tua dari yang ada di Aceh.

Bisa saja Barus dan Badiri saat itu menyatu dan hal ini bukanlah yang mustahil berdasarkan situs sejarah peradaban yang ada di Tapanuli Tengah, jelasnya.

Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan terima kasih kepada para Arkeolog yang telah meneliti situs Bongal yang berada di Desa Sijago – jago, Kecamatan Badiri dan dapat disimpulkan bahwa situs Bongal diperkirakan lebih tua sekitar 200 Tahun dibandingkan dengan situs yang ada di Desa Lobu Tua, Kecamatan Andam Dewi, Tapanuli Tengah.

Pemerintah Tapanuli Tengah akan menyurati pihak terkait untuk meminta dukungan agar bisa dikembangkan menjadi objek wisata, kepentingan ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.

Ternyata Tapanuli Tengah telah memiliki Industri tekstil tertua sejak 1.300 tahun lalu yang berada di Bongal Desa Sijago – jago” ujar Bakhtiar. (KRO/RD/Her Manalu)