Tidak Ada Larangan Pesta Di Kota P. Sidimpuan

118

RADARINDO.co.id-Psp: Masyarakat Kota Padangsidimpuan (Psp) dalam Tiga pekan terkahir ini diresahkan Informasi Bohong seputar Pelarangan Mengadakan Pesta Pernikahan, Pesta Adat, Ulang tahun dan lainnya.

Informasi Bohong itu dikaitkan dengan Peraturan Walikota (Perwal) Psp Nomor 28 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kota Padangsidimpuan.

Beredar luas kabar di tengah masyarakat, pelaksanaan Pesta Pernikahan, Pesta Adat, Ulang tahun dan sejenisnya di Kota Psp hanya boleh sampai tanggal 28 September 2020, kata Dharma Siregar dan Parlin Harahap, Sabtu (19/09/2020).

Dharma Siregar dan Parlin Harahap, keduanya merupakan Pengusaha Pelaminan, Organ Tunggal dan Teratak Pesta.

Mereka sudah langsung mendatangi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Psp guna meminta penjelasan yang sebenarnya.

Ternyata tidak ada Aturan mengenai Pelarangan Pesta di atas tanggal 28. Fakta yang sebenarnya adalah Perwal Nomor 28 berlaku sejak 1 September 2020, terang keduanya.

Namun kata Dharma Siregar dan Parlin Harahap, Petugas Piket Posko GTPP Covid-19 Kota Psp yang mereka temui meminta agar Setiap Warga yang akan mengadakan Pesta membuat Surat Pemberitahuan ke Gugus Tugas.

Dalam surat itu, dijelaskan kapan Pesta Digelar dan Dimana Alamat lengkapnya.

Tuan rumah membuat Surat Pernyataan Siap Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan Ketat dan
dibubuhi Materai dan Tandatangan Tuan Rumah atau Orangtua Mempelai.

Tuan Rumah dan Tamu Wajib pakai Masker, menyediakan Sarana Cuci Tangan pakai Sabun atau Hand Sanitizer minimal Satu untuk 50 orang dan memisah tempat duduk minimal berjarak Satu (1) meter per orang, kata Dharma sesuai dengan penjelasan petugas Gugus Tugas.

Tujuan disampaikannya Surat Pemberitahuan itu agar petugas GTPP Covid-19 bisa datang Memantau apakah Benar Pesta itu menerapkan Protokol Kesehatan sebagaimana pernyataan si tuan rumah.

Peraturan Walikota (Perwal)
Terpisah Kabag Hukum Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan Muhammad Erwin SH. MH menerangkan bahwa di dalam Perwal No 28 tahun 2020 itu tidak ada bab atau pasal yang secara spesifik mengatur tentang Pelarangan Pesta.

Perwal itu berisikan Imbauan dan Ajakan bersama Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19, tata cara Penerapan Protokol Kesehatan di tengah Pandemi, dan Sanksi bagi setiap orang atau Badan Usaha yang melanggarnya.

Perwal ini bertujuan Meningkatkan Kepatuhan dan Kesadaran masyarakat terhadap Protokol Kesehatan. Sekaligus untuk memberikan Perlindungan Kesehatan bagi masyarakat luas tegas Kabag Hukum Muhammad Erwin SH, MH.

Perwal ini turunan dari Keputusan Presiden No 12 tahun 2020, Peraturan Menteri Dalam Negeri No 20 tahun 2020, Keputusan Menteri Kesehatan No HK 01 07/Menkes/413/2020 dan Peraturan Gubernur Sumatera Utara No 34 tahun 2020.

Sekaligus tindaklanjut dari Instruksi Presiden No 6 tahun 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 4 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Peraturan Kepala Daerah terkait Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. (KRO/RD/Thoms)