Tim Intelijen Kejaksaan Tangkap Terpidana Korupsi

84

RADARINDO.co.id-Medan:
Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI bekerjasama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan mengamankan terpidana kasus korupsi Boy MF Tampubolon.

Terpidana yang buron sejak tahun 2017, ditangkap di Jalan Lipat Kajang Atas Kampung Siatas Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Kamis (22/10).

Menurut Asisten Intelijen (Asintel) Kejatisu Dwi Setyo Budi Utomo didampingi Kasi Penkum Sumanggar Siagian mangatakan, Boy merupakan terpidana perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengadaan sarana dan alat penangkap ikan pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan TA 2014 di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan.


“Terpidana sampai di Kejatisu pukul 22:25. Kerugian negara Rp492,781,650. Terpidana Boy MF Tampubolon, terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama,” kata Asintel di Kantor Kejatisu, Kamis (22/10) malam.

Ia mengungkapkan, perkara Boy, telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Makamah Agung RI Nomor 417 K/PID SUS/2017 tanggal 6 September 2017.

“Menjatuhkan pidana kepada terpidana dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp200 juta. Dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan,” ujarnya. Ia menambahkan, terpidana Boy juga dibebankan tambahan membayar uang pengganti sejumlah Rp492,781,650.