TNI Pratu Martinus Sinurat Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi Berpangkat Bripka, Ini Permintaan Keluarga Korban

750
TNI Pratu Martinus Sinurat Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi Berpangkat Bripka, Ini Permintaan Keluarga Korban
TNI Pratu Martinus Sinurat Tewas Diduga Ditembak Oknum Polisi Berpangkat Bripka, Ini Permintaan Keluarga Korban

RADARINDO.co.id-Psp: Pratu Martinus Sinurat yang tewas diduga ditembak oknum Polisi berpangkat Bripka, meninggalkan kepedihan mendalam terhadap keluarga korban di Padangsidimpuan.

Keluarga almarhum anggota TNI Angkatan Darat (AD), Pratu Martinus Rizky Kardo Sinurat yang menjadi korban penembakan oknum anggota Polisi Bripka CS, di lokasi Cafe RM, Cengkareng, Jakarta barat, berharap pelaku dihukum sesuai Undang Undang yang berlaku.

Baca juga : Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Kukuhkan Tim SATOPS PATNAL

Hal itu, diungkap kakak korban, Rommel Sinurat kepada wartawan saat ditemui di rumah duka, jalan Perintis Kemerdekaan, Gg Adil, Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (27/02/2021).

Rommel Sinurat menceritakan dua hari sebelum peristiwa naas itu menimpa adiknya, Pratu Martinus sempat berkomunikasi melalui sambungan telephon seluler, Korban dan keluarga berkomunikasi mengenai keadaan.

“Dua hari sebelum peristiwa naas itu kami telephonan. Saat itu, kami bicara kondisi kesehatan. Tidak ada firasat kami dia (Pratu Martinus) bakal meninggal dunia,” ujar Rommel.

Dikatakannya, pihak keluarga mendapat kabar, korban meninggal dunia melalui media sosial. Dimana, sebelumnya, pihak keluarga hanya mendapat informasi korban ditembak dan masuk rumah sakit.

“Awalnya, dia (Ledy Harti Simamora) isteri almarhum Pratu Martinus nelphon. Katanya adik abang ditembak dan masuk rumah sakit. Itu yang kami dapat informasi awalnya. Dari media sosial, baru kami tahu kalau adik kami sudah meninggal dunia,” ucap Rommel Sinurat abang kandung almarhum Pratu Martinus Rizky Kardo Sinurat.

Baca Juga : Zain Penganiaya Ichsan Sirait Berkeliaran di Kesawan Warga Ikut Cemas

Lebih lanjut, pihak keluarga, Rommel berharap, Kepada pemerintah supaya memperhatikan nasib anak anak korban. Dimana, Almarhum Pratu Martinus meninggalkan satu isteri dan tiga orang anak.

“Kami berharap pemerintah memperhatikan nasib anak anaknya mulai dari biaya sekolah. Almarhum mempunyai anak tiga orang. Anak yang paling besar berusia tujuh tahun,” pungkasnya.

Hingga saat ini, kami pun belum tahu, tindakan apa yang sudah dilakukan atasanya kepada Bripka CS. (KRO/RD/AMR)