Vantas Taat Pajak Setor Pajak Rekelame ke Dispenda Kabupaten Samosir

154

RADARINDO.co.id-Samosir: Taat pajak Vantas menyetor puluhan juta pajak reklame ke Dispenda Samosir. Bakal Calon Bupati Samosir (Bacabup) dan Wakil Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom da Martua Sitanggang ikut menyemarakkan pesta demokrasi dengan memasang baliho non permanen dan permanen di beberapa titik di Sembilan Kecamatan diseluruh Kabupaten Samosir.

Dengan sadar pasangan yang biasa disapa Vantas ini memastikan pihaknya membayar pajak reklame atas pemasangan baliho tersebut ke rekening Dinas Pendapatan Kabupaten Samosir.

“Dalam menuntaskan perijinan maupun kepemilikan APK yang terpasang, Vantas tetap taat untuk melakukan pembayaran pajak reklame sesuai prosedur,” ujar Vandiko Gultom ketika dikonfirmasi, Sabtu, (19/09/2020).


Lebih lanjud, Vandiko Gultom mengatakan bahwa Vantas merasa bersyukur dapat memberikan sumbangsih kepada Pemkab Samosir dengan penambahan APD (Pendapatan asli daerah).

“Semoga apa yang kita lakukan ini dapat menambah PAD Kabupaten Samosir yang rindu akan perubahan ini,” jelas Vandiko Hultom.

Dari penelusuran media, Pasangan Vantas telah membayarkan Pajak Reklame Baliho sebesar empat puluh juta lebih dengan enam kwitansi yang berbeda melalui Bank Sumut.

Pembayaran pajak Reklame Baliho ini disinyalir merupakan yang terbesar diantara calon lainnya. Terkait pelestarian lingkungan, Vandiko Gultom juga juga menghimbau alat peraga bakal calon kepala daerah untuk dipaku di pohon serata tiang, pohon maupun fasilitas umum merupakan pelanggaran.

“Kami taat dengan aturan yang ada dan jangan Sampai Satuan Polisi Pomong praja (Satpol PP) Samosir melakukan penertiban alat peraga kampanye kami, bila sampai penertiban dilakukan berarti ada arongansi disana,” jelasnya. terkait pelestarian lingkungan, Vandiko Gultom juga menghimbau alat peraga bakal calon kepala daerah untuk tidak dipaku di pohon serta tiang listik, pohon maupun.

Kami taat dengan aturan yang ada dan jangan sampai Satuan polisi Pamong praja (Satpol PP) Samosir melakukan penertiban alat peraga kampanye kami, bila sampai penertiban dilakukan berarti ada arogansi disana, jelasnya.

“Ayo, mari bayar pajak reklame dengan jujur tanpa mengenal latar belajang calon tersebut,” pungkas Vandiko Gultom.

Terkait putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Samosir yang menolak laporan tentang tudingan Ijazah Palsu calon wakil bupatinya, Vandiko Gultom menyambut baik dan mengapresiasi putusan prngawas Pilkada Samosir 2020 ini.

Bawaslu Samosir menilai laporan nomor 01/ LP/PB/ Kab/ 02.21/ IX/2020 dinyatakan tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pidana pemilihan sehingga tidak bisa dilanjutkan.

Laporan yang diberikan tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pidana pemilihan, ujar Koordinator Divisi Hukum, Penindakan palanggaran dan penyelesaiaan sengketa, Robintang Naibaho, SH dalam surat pemberitahuan tetang status laporan pada Jumat, 18 September 2020.

Terpisah, Ketua Bawaslu Samosir Anggiat Sinaga juga mengakui bahwa pihaknya telah mengeluarkan srat pemberitahuan. (KRO/RD/Pandang Simbolon)