Walikota P. Sidimpuan Turun Kelokasi 3 Desa Terendam Banjir

77

RADARINDO.co.id-Psp:

Hujan deras semalaman yang mengguyur Kota Padangsidimpuan (Psp) Selasa (22/09/2020) pukul 20.00 Wib hungga Rabu (23/09/2020) pagi mengakibatkan banjir yang merendam Tiga (3) Desa di Kecamatan (Kec) Psp Tenggara yaitu Desa Goti, Desa Manegen dan Desa Manunggang Julu.

Tiga Desa itu digenangani air hingga ketinggian mencapai 20 CM yang mengakibatkan Puluhan Rumah warga terendam air dan Ratusan Jiwa Mengungsi ke tempat yang lebih aman, namun begitu hujan mereda genangan air langsung surut.

Mengetahui kejadian tersebut, Walikota Psp Irsan Efendi Nasution SH didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Psp Ir. Arpan Siregar dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Psp Ir. Ali Ibrahim Dalimunthe langsung terjun ke lokasi bencana guna meninjau banjir yang terjadi di Kec Psp Tenggara itu.

Ada beberapa titik yang terdampak bencana banjir akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi pada Selasa malam. Banjir yang melanda Tiga Desa di wilayah Kec Psp Tenggara memang setiap tahun selalu terjadi atau tetap menjadi langganan banjir namun pihaknya selama ini telah melakukan sejumlah langkah untuk menangani banjir tahunan itu. Salah satunya dengan menormalisasi aliran sungai, ” ujar Walikota Psp Irsan Efendi Nasution, SH saat melihat langsung lokasi banjir.

Intensitas hujan yang tinggi membuat air sungai meluap dan sebagian wilayah tetap dilanda banjir. Untuk itu kedepan pihaknya akan terus mencari solusi bagaimana agar dampak banjir yang terjadi dapat diminimalisir.

Kita akan cari jalan keluar, sehingga jika banjir terjadi harus ada penyelesaiannya. Kalau tiap tahun tetap terjadi dan kita akan selalu mencoba untuk meminimalisir dampak bencana banjir ini.

Menurut Walikota Psp, BPBD sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk Menangani Bencana Banjir yang terjadi seperti Evakuasi Warga dan Harta Benda milik warga yang terendam banjir musiman tersebut.

Walikota Psp juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati – hati mengingat pada saat ini sedang musim penghujan, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi banjir maupun tanah longsor di daerah perbukitan.

Diperlukan kesadaran masyarakat juga dalam rangka membuang sampah harus pada tempatnya, jangan sembarangan hingga dapat menyumbat aliran air. Kedepan kita juga harus lebih banyak memperbaiki sungai-sungai kecil dengan normalisasi. (KRO/RD/Thoms).