Walikota Tebing Tinggi dan Kapolres Gelar Doa Bersama Masyarakat

51 views
Walikota Tebing Tinggi dan Kapolres Gelar Doa Bersama Masyarakat
Walikota Tebing Tinggi dan Kapolres Gelar Doa Bersama Masyarakat

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Walikota Tebing Tinggi dan Kapolres Gelar Doa Bersama Masyarakat.

Acara gelar doa bersama sesuai hasil tindaklanjut Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No. 450/2680, himbauan untuk melaksanakan doa bersama lintas agama secara serentak menghadapi wabah pandemi Covid-19.

Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM., bersama Kapolres Tebing Tinggi, Agus Sugiyarso SIK dengan sejumlah tokoh masyarakat menggelar doa bersama Mengetuk Pintu Langit dengan mengusung tema Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa Membebaskan Bangsa Indonesia, Sumatera Utara dan Masyarakat Kota Tebing Tinggi dari Wabah Covid-19, bertempat di Ruang Aula Lantai IV Gedung Balai Kota, Senin (29/3/2021).

Kepala Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi Julsukri Mangandar Limbong SAg, MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa inti dari pada kegiatan ini dilaksanakan semoga terlepas dari pandemi Covid-19.


Baca juga : Pencuri Kijang di Parkiran Dinas Kesehatan DS Berhasil Dibekuk

“Dengan memanjatkan doa bersama seluruh agama yang ada di kota Tebing Tinggi ini, tentunya kita terbebas dari wabah ini dan juga masalah – masalah yang kita hadapi di negara ini bisa selesaikan dengan baik”, ucap Julsukri.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Tebing Tinggi, Agus Sugiyarso SIK mengajak masyarakat agar selalu bersatu untuk rukun dalam beragama serta tidak mau dipecah belah.

“Kita harus mengajak masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan jangan membuat berita yang hoax dan ujaran kebencian serta Sara, dan mari laksanakan tugas kita sebagai ladang ibadah,” harap Kapolres.

Ditempat sama Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa langkah ini adalah merupakan suatu langkah baik dan menyampaikan pandemi Covid-19 ini belum tahu kapan berakhirnya.

“Indonesia saat ini sedang gencar – gencar melakukan vaksin hingga pemerintah juga berusaha mengejar target bagaimana satu juta perhari tapi kemarin hanya 500 ribu, sehingga pasti akan tersendat vaksinasi yang akan datang, diperkirakan vaksinasi ini akan selesai pada akhir tahun 2021” paparnya.

Dilanjutkan nya bahwa selama libur menyebabkan banyak hal degradasi pendidikan, wajar dan wajiblah untuk berdoa kepada Tuhan, tentunya dengan menurut agama dan kepercayaan masing – masing dan juga tidak lagi kena gelombang ke tiga seperti di Eropa.

“Kebersamaan kita, keihlasan kita, kemauan kita untuk sama – sama berdoa, agar semuanya terhindar dari pada musibah Covid-19 ini dengan sebaik baiknya, kedua kita juga baru tahu dan mendengar dan melihat kejadian bom di gereja di Makassar,” sambungnya.

Walikota menyebut atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama seluruh Forkopimda, mengutuk segala aksi terorisme, “dan kami nyatakan tidak ada satu agama pun yang menghendaki teror. Jangan kaitkan dengan agama, ini adalah oknum – oknum unsur pribadi yang tidak menghendaki kerukunan antar umat bergama terwujud di Indonesia”.

Walikota meminta tokoh – tokoh umat, dengan sebaik baiknya, agar tidak terpancing isu – isu berita hoax, ujaran kebencian yang sifatnya dapat merusak dan membuat nilai daripada kerukunan itu jauh.

Marilah kita sama- sama berdoa, waspada dan mengendalikan agar tidak terjerumus kepada perpecahan dan sama – sama kita memerangi terorisme.

Mari kita jaga kota kita dengan sebaik – baiknya dan tentunya kerukunan antar umat bergama dengan wujud toleransi, Insyaallah sebentar lagi umat Kristiani merayakan Paskah dan umat Islam memasuki bulan suci Ramadhan.

“Marilah kita menghargai dan kami harapkan dari para tokoh agama lintas agama yang hadir bersama berdoa dari pada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita dilindungi dari segala cobaan dan godaan, penyakit,” urainya.

Diakhir kegiatan digelar doa bersama lintas agama, acara turut dihadiri Wakil Ketua DPRD kota H.M. Azwar, S.Si, MM., Danramil 13/ TT Kapten. Inf. Budiono mewakili Dandim 0204/DS, Kasidatun Tulus Sianturi SH, MH.

Mewakili Kajari, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP, M.Si, perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta sejumlah tamu undangan. (KRO/RD/TT/IY)

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi :

Acara gelar doa bersama sesuai hasil tindaklanjut Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No. 450/2680, himbauan untuk melaksanakan doa bersama lintas agama secara serentak menghadapi wabah pandemi Covid-19.

Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM., bersama Kapolres Tebing Tinggi, Agus Sugiyarso SIK dengan sejumlah tokoh masyarakat menggelar doa bersama Mengetuk Pintu Langit dengan mengusung tema Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa Membebaskan Bangsa Indonesia, Sumatera Utara dan Masyarakat Kota Tebing Tinggi dari Wabah Covid-19, bertempat di Ruang Aula Lantai IV Gedung Balai Kota, Senin (29/3/2021).

Kepala Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi Julsukri Mangandar Limbong SAg, MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa inti dari pada kegiatan ini dilaksanakan semoga terlepas dari pandemi Covid-19.

“Dengan memanjatkan doa bersama seluruh agama yang ada di kota Tebing Tinggi ini, tentunya kita terbebas dari wabah ini dan juga masalah – masalah yang kita hadapi di negara ini bisa selesaikan dengan baik”, ucap Julsukri.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Tebing Tinggi, Agus Sugiyarso SIK mengajak masyarakat agar selalu bersatu untuk rukun dalam beragama serta tidak mau dipecah belah.

“Kita harus mengajak masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan jangan membuat berita yang hoax dan ujaran kebencian serta Sara, dan mari laksanakan tugas kita sebagai ladang ibadah,” harap Kapolres.

Ditempat sama Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa langkah ini adalah merupakan suatu langkah baik dan menyampaikan pandemi Covid-19 ini belum tahu kapan berakhirnya.

“Indonesia saat ini sedang gencar – gencar melakukan vaksin hingga pemerintah juga berusaha mengejar target bagaimana satu juta perhari tapi kemarin hanya 500 ribu, sehingga pasti akan tersendat vaksinasi yang akan datang, diperkirakan vaksinasi ini akan selesai pada akhir tahun 2021” paparnya.

Dilanjutkan nya bahwa selama libur menyebabkan banyak hal degradasi pendidikan, wajar dan wajiblah untuk berdoa kepada Tuhan, tentunya dengan menurut agama dan kepercayaan masing – masing dan juga tidak lagi kena gelombang ke tiga seperti di Eropa.

“Kebersamaan kita, keihlasan kita, kemauan kita untuk sama – sama berdoa, agar semuanya terhindar dari pada musibah Covid-19 ini dengan sebaik baiknya, kedua kita juga baru tahu dan mendengar dan melihat kejadian bom di gereja di Makassar,” sambungnya.

Walikota menyebut atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama seluruh Forkopimda, mengutuk segala aksi terorisme, “dan kami nyatakan tidak ada satu agama pun yang menghendaki teror. Jangan kaitkan dengan agama, ini adalah oknum – oknum unsur pribadi yang tidak menghendaki kerukunan antar umat bergama terwujud di Indonesia”.

Lihat juga : Belasan Ruko di Kota Pinang Hangus Di Lalap Sijago Merah

Walikota meminta tokoh – tokoh umat, dengan sebaik baiknya, agar tidak terpancing isu – isu berita hoax, ujaran kebencian yang sifatnya dapat merusak dan membuat nilai daripada kerukunan itu jauh.

Marilah kita sama- sama berdoa, waspada dan mengendalikan agar tidak terjerumus kepada perpecahan dan sama – sama kita memerangi terorisme.

Mari kita jaga kota kita dengan sebaik – baiknya dan tentunya kerukunan antar umat bergama dengan wujud toleransi, Insyaallah sebentar lagi umat Kristiani merayakan Paskah dan umat Islam memasuki bulan suci Ramadhan.

“Marilah kita menghargai dan kami harapkan dari para tokoh agama lintas agama yang hadir bersama berdoa dari pada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita dilindungi dari segala cobaan dan godaan, penyakit,” urainya.

Diakhir kegiatan digelar doa bersama lintas agama, acara turut dihadiri Wakil Ketua DPRD kota H.M. Azwar, S.Si, MM., Danramil 13/ TT Kapten. Inf. Budiono mewakili Dandim 0204/DS, Kasidatun Tulus Sianturi SH, MH.

Mewakili Kajari, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP, M.Si, perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta sejumlah tamu undangan. (KRO/RD/TT/IY)