Walikota TT Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

118
*Walikota TT Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19* https://www.radarindo.co.id/2021/05/20/walikota-tt-pimpin-rapat-evaluasi-penanganan-covid-19/
*Walikota TT Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19* https://www.radarindo.co.id/2021/05/20/walikota-tt-pimpin-rapat-evaluasi-penanganan-covid-19/

RADARINDO.co.id – Tebing Tinggi : Walikota TT Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19.

Walikota TT Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19. Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 Kota Tebing Tinggi, Rabu (19/05/2021), di Ruang Aula Balai Kota.

Rapat dihadiri Kasidatun Tulus Sianturi, M.H. mewakili Kajari, Kabag Ops. Kompol Burju mewakili Kapolres, Danramil 13/TT Kapt.Inf. Budiono mewakili Dandim 02/04 DS, Sekdako Muhammad Dimiyathi, S.Sos, M.TP, Kepala OPD terkait ataupun yang mewakili, perwakilan Rumah Sakit serta Camat dan Lurah se-kota Tebing Tinggi.


Dalam arahan dan instruksinya, Walikota mengatakan rapat evaluasi diadakan mengingat instruksi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang disampaikan ke pemerintah daerah terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia pasca lebaran Idul Fitri 1442 H.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tebing Tinggi Sampaikan Inpres No 2 Tahun 2021

“Instruksi ini sifatnya penting dan mendesak. Adapun instruksi tanggal 17 Mei 2021 Bapak Presiden dalam arahan mengatakan kita harus waspada daripada peningkatan Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri 1442 H , PPKM yang 17 Mei 2021 sudah habis, diperpanjang sampai 31 Mei 2021,” ucap Walikota.

Dijelaskan Walikota bahwa puncak kasus aktif per tanggal 16 Mei 2021 sebelum Hari Raya sebanyak 90.800 tercatat 15 provinsi menaiki tren cukup tajam, termasuk Sumatera Utara minggu terakhir 574 orang dan ditemukan 2 kasus varian baru B.117 di Medan dan Tanjung Balai.

Lebih lanjut Walikota menjelaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi terhadap pasien Covid-19, seperti diantaranya rumah tempat isolasi yang tidak layak huni dan pengawasan yang kurang, termasuk dalam hal pengobatan yang teratur.

Dan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah, Walikota menegaskan untuk membentuk Satgas Covid-19 di lingkungan sekolah.

Walikota juga kembali meniadakan segala kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang ataupun keramaian.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

“Disemua sekolah, hari ini kita perintahkan dibentuk Satgas Covid-19 sekolah dan kegiatan-kegiatan yang sifat mengumpulkan orang sampai Mei 2021 jangan diadakan atau diijinkan dan akan dikeluarkan surat edaran sebagai bentuk untuk meneruskan instruksi Mendagri dan Gubernur dalam hal penanganan peningkatan kasus Covid-19 di daerah ” paparnya.

Surat Edaran ini lanjutnya, meneruskan instruksi Mendagri dan Gubernur, ” tolong disampaikan ke pihak-pihak pengusaha cafe, restoran, rumah makan ataupun yang aktif berhubungan dengan masyarakat”, tutup Walikota.

Sementara, dalam laporan disampaikan Kabid P2P Dinas Kesehatan dr. Henny Sri Hatati mengenai kondisi per tanggal 18 Mei 2021, angka kematian 37 orang dari 570 orang konfirmasi positif. Pasien terkonfimasi positif sebanyak 41 orang, dengan rincian 17 orang dirawat di Rumah Sakit dan 24 orang rawat isolasi mandiri dengan kasus sembuh per tanggal 18 Mei 2021 sebanyak 492 orang. (KRO/RD/TT/IY)