Medan  

Warga Barus Sesalkan Proyek Tembok Tepi Jalan Senilai Rp26,8 Miliar Longsor Diduga Asal Jadi

RADARINDO.co.id – Medan : Masyarakat Kecamatan Barus, Kabupaten Tapteng serta sejumlah warga setempat yang berbatasan dengan Pakkat Humbahas menyoroti proyek raksasa senilai Rp26,8 Miliar.

Baca Juga : Korupsi DD Rp628 Juta Kades Aceh Tamiang Nginap di Hotel Prodeo

Pasalnya, proyek pembuatan jalan dan pembuatan tembok tepi jalan yang longsor, kini tembok sudah mulai retak. Anehnya, pihak UPT Jalan dan Jembatan Sibolga, terkesan tutup mata.

“Kami sangat heran kenapa proyek raksasa sebesar Rp26,8 Miliar sudah longsor dan retak-retak, berarti dikerjakan asal jadi. Kalau dikerjakan asal jadi maka keuangan negara diduga merugi,” ucap sumber sesuai surat tertulis yang disampaikan ke KORAN RADAR GROUP, baru baru ini.

Selain itu, proyek yang dikerjakan PT. STM dengan masa pekerjaan selama 170 hari sesuai kontrak tanggal 28 Juni 2021 terindikasi manipulasi.

Masyarakat yang kecewa dengan realisasi proyek pembuatan jalan dan pembuatan tembok tepi jalan kini kondisi sudah longsor dan tembok sudah mulai retak, yang terletak di Kecamatan Barus berbatasan dengan Pakkat Humbahas diduga asal jadi.

Baca Juga : Tiga Pelaku Penganiaya di Pantai Labu Ditangkap Polisi

“Proyek yang dikerjakan PT. STM senilai Rp26,8 Miliar layak diusut guna mendukung penegakan supremasi hukum.

“Realisasi proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang terindikasi merugikan keuangan daerah”, ujar sembur dengan nada tegas.

Hingga berita ini dilansir, pihak terkait sesuai konfirmasi berita yang disampaikan RADARINDO.co.id belum bersedia menjawab. (KRO/RD/Tim)