Warga Cemas, Judi Marak di Kabupaten Simalungun

343 views
Warga Cemas, Judi Marak di Kabupaten Simalungun
Warga Cemas, Judi Marak di Kabupaten Simalungun

RADARINDO.co.id-Simalungun : Warga Cemas, Judi Marak di Kabupaten Simalungun.

Perjuadian marak di Kabupaten Simalungun, bikin warga cemas. Pasalnya, permainan judi tersebut terangan terangan namun tidak ada tindakan dari aparat Kepolisian.

Guna menghindari dampak sosial bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar sejumlah tokoh agama, adat dan masyarakat maupun tokoh pemuda berharap ada tindakan tegas dari aparat.

Baca juga : Anak “Durhaka” Cekik Leher Ibu Kandung di Taput Berujung Mengenaskan


Untuk itu, Kapolda Sumut diminta segera “tangkap” bandar dan pemain semua perjudian.

Perjudian yang paling marak saat ini ada Toto Gelap atau Togel. Tidak jarang, kalangan pelajar ikut dalam permainan tersebut.

Sesuai dengan peraturan pemerintah Undang Undang/ UU No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian sebagai Kejahatan, peraturan ini merupakan revisi dari pasal 542 ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana/ KUHP pasal 303 tentang Perjudian.

Judi togel di gelar terang-terangan bahkan masyarakat bebas berjudi tanpa merasa takut ditangkap polisi.

Berdasarkan penelusuran di lapangan yang dilakukan RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR mendatangi tempat tersebut dan benar bahwa ditempat tersebut marak adanya judi togel bahkan tembak ikan alias gelper gelanggang permainan ketangkasan juga ikut menjamur di 4 kecamatan kabupaten Simalungun.

“Judi togel di daerah kami sudah terorganisir, karena setiap daerah sudah ada kordinator lapangan, yang bertugas mengambil dan membagi hasil judi juga serta membagikan uang keamanan kepada pihak berwajib”, ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (12/03/2021).

Dari keterangan beberapa warga, bahwa ada beberapa orang sebagai korlap di daerah Tanah Jawa dan sekitarnya, yakni LM warga Tangga Batu, Marga Manurung warga Parbeokan, DK warga Hutabayu Raja, Marga Tampu Warga Hatonduhan, H warga Hutabayu Raja dan Marga Tanggang warga Muara Mulia.

Salah seorang pangulu di daerah Hutabayu Raja, mengatakan “judi togel sekarang sudah sangat marak di daerah kami, penulis dan pembelinyapun sudah berani terang- terangan, tidak takut ditangkap oleh aparat kepolisian”.

Sementara itu, Ketua LSM Republik Couroption Watch (RCW) Siantar – Simalungun, B. Rajagukguk meminta kepada Kapoldasu agar segera membentuk Tim pemberantas perjudian di Simalungun.

Maraknya perjudian Togel, Tembak Ikan atau Gelper dan gelanggang ketangkasan yang sudah meresahkan masyarakat.

“Judi togel dan Honkong marak dan bebas di wilayah Tanah Jawa Jawamaraja Bah Jambi, Hutabayu Raja dan Tonduhan serta di beberapa daerah lain di Simalungun yang disinyalir dibekingi oknum polisi”, ujar Ketua RCW Siantar Simalungun, Bangun Rajagukguk.

Baca juga : Belasan Ruko Di Kota Pinang hangus Dilalap Sijago Merah

Terendus kabar miring, sejumlah oknum aparat kepolisiaan menerima storan setiap minggu dan setiap bulan dari bandar 303, untuk memuluskan praktek perjudian.

Guna menghindari dampak sosial ekonomi dan budaya terlebih tindak kriminalitas di era pandemi covid 19 ini.

“Saya akan menyurati secara resmi, agar bapak Kapolda Sumut segera membersihkan semua bentuk perjudian di Kabupaten Simalungun. Yang anehnya pelaku selama ini jarang tersentuh hukum,” ujar Ragukguk dengan nada tegas.

Hingga berita ini dilansir, Kapolres Simalungun maupun Ketua DPRD Simalungun belum dapat dimintai tanggapan terkait maraknya 303 di wilayah hukum Simalungun. (KRO/RD/Tim)