RADARINDO.co.id – Medan : Kemunculan sejumlah spanduk yang meminta Walikota Medan Rico Waas mundur dari jabatannya, bikin geger warga Kota Medan hingga viral di media sosial (medsos).
Pada spanduk-spanduk yang diketahui dipasang oleh Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara sebagai bagian dari gerakan “1.000 Spanduk” tersebut, tertulis “Menggugat Rico Waas Mundur #Walkotpomadeout”.
Baca juga: Gudang Penampungan Oli Kotor di Pasar IX Manunggal Diduga Operasi Tanpa Izin
Aksi pemasangan spanduk tersebut disinyalir sebagai bentuk kritik terhadap satu tahun kepemimpinan Rico Waas di Kota Medan.
Dalam video yang beredar dan dilihat, Rabu (25/2/2026), aksi itu disebut sebagai protes terbuka dari gabungan organisasi mahasiswa yang menilai kinerja pemerintah kota belum memenuhi ekspektasi publik.
Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menyebut kritik yang disampaikan merupakan hal yang wajar dalam dinamika demokrasi.
“Saya rasa wajar saja ya, terbuka dengan masyarakat untuk memberikan pendapat. Ini untuk kebaikan Kota Medan juga. Kami menghargai seluruh pendapat-pendapat yang ada dari masyarakat tersebut,” ujar Rico sebelumnya.
Belum reda polemik spanduk kritik tersebut, kini muncul pula spanduk-spanduk bernada dukungan terhadap Rico Waas di sejumlah titik Kota Medan.
Spanduk itu memuat tagar #DukungRicoWaas serta kalimat dukungan yang dinilai sebagai respons atas kritik sebelumnya.
Baca juga: Dugaan Korupsi di SMAN 2 Percut Sei Tuan Mencuat, Mulai Dana BOS Hingga SPP
Fenomena ini pun ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian warganet menyebutnya sebagai “perang spanduk” atau “perang kata-kata” di ruang publik.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai siapa pihak yang memasang spanduk dukungan tersebut. Walikota Medan, Rico Waas, juga belum memberikan keterangan resmi terkait ‘spanduk tandingan’ yang baru muncul tersebut. (KRO/RD/Tim)






