RADARINDO.co.id : Menopause tak cuma terjadi pada wanita saja, namun kaum Adam juga bisa mengalaminya. Menopause pada pria dikenal dengan istilah andropause. Kondisi ini terjadi saat kadar testosteron mulai mengalami penurunan.
Mengutip dari cnnindonesia, kadar testosteron kebanyakan pria memuncak pada masa remaja dan dewasa awal. Setelah usia 30-40 tahun, kadar testosteron akan terus menyusut sekitar 1 persen per tahun. Jika terjadi lebih cepat dari itu, berarti Anda mengalami menopause dini.
Baca Juga : KPK Geledah DPRD Jatim Bawa Tiga Koper
Pada dasarnya, menopause pada pria sedikit berbeda dengan yang biasa terjadi pada wanita. Pada wanita, menopause adalah bagian alami dari penuaan. Namun, hal yang sama tidak berlaku pada menopause pria. Pasalnya, tak semua pria berusia dewasa tua mengalami penurunan kadar testosteron yang signifikan.
Selain itu, menopause pada wanita terjadi dalam waktu cukup cepat. Sementara pada pria, penurunan kadar testosteron bisa terjadi selama beberapa dekade. Pergeseran hormonal ini dapat menyebabkan perubahan fisik, emosional, dan kognitif. Berikut beberapa gejala menopause dini pada pria.
Gairah menurun
Testosteron memainkan peran penting dalam menjaga gairah seksual. Jika gairah Anda menurun dari biasa, maka bisa jadi Anda sedang mengalami penurunan kadar testosteron. Rendahnya kadar testosteron juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.
Depresi
Testosteron turut mengatur suasana hati. Dengan itu, tak menutup kemungkinan rendahnya testosteron memicu suasana hati yang negatif seperti depresi. Gejala umum depresi antara lain perasaan sedih, hampa, cemas, mudah tersinggung, dan sering marah.
Loyo
Testosteron membantu tubuh mempertahankan tingkat energi tetap pria. Bukan tak mungkin jika andropause bisa membuat Anda merasa lebih lelah dari biasanya.
Baca Juga : Ini Cara Wanita Sentuh Lengan Pria dan Maknanya
Insomnia
Rendahnya kadar testosteron juga bisa menyebabkan masalah pada tidur. Testosteron memainkan peran penting dalam mengatur pola tidur.
Perut buncit
Kelebihan lemak perut bisa jadi salah satu penyebab dan efek rendahnya kadar testosteron. Testosteron membantu memperlambat penumpukan lemak di perut. Jika kadar testosteron menurun, Anda mungkin mengalami penumpukan lemak yang lebih besar di sekitar perut. (KRO/RD/CNN







