RADARINDO.co.id – Jakarta : Nama besar KH Maimoen Zubair atau akrab disapa Mbah Moen tetap terkenang walaupun sosoknya sudah tiada. Ulama besar ini banyak sekali mengajarkan norma-norma yang ada pada ajaran agama Islam, dan selalu mengajarkan untuk bersabar dalam menghadapi segala cobaan.
Mbah Moen menyebut, siklus kehidupan manusia memang akan terus berubah dan juga berputar. Atas dasar itu, diminta untuk selalu mempersiapakan bekal menuju ke akhirat.
Baca juga : Den Yealta Ditahan KPK Terkait Dugaan Korupsi Cukai Rokok
Kehidupan seseorang tentu saja ada siklusnya, contohnya yaitu siklus tumbuh kembang anak. Mbah Moen mengungkapkan hidup itu berulang-ulang, atau secara silih berganti. Melansir radarutara.id, siklus kehidupan menurut Mbah Moen adalah kita hidup di punggung ayah.
Mbah Moen mengungkapkan, sebelum berada di kandungan seorang ibu, kita hidup di atas punggung ayah. Dipunggung sang ayah, karena kita memakan nafasnya ayah.
Mbah Moen mengungkapkan, seusai kita hidup di punggung ayah, maka kehidupan yang selanjutnya yakni di perut sang Ibu. Di dalam rahim ibu, yang kita makan yaitu darah ibu. “Makanya orang itu mau sejelek apapun, seganteng apapun itu makan darah yang dibuang oleh ibunya,” terang Mbah Moen.
Seusai dari rahim seorang ibu, kita akan terlahir dan hidup di dunia ini. Di dunia ini terangnya, yang kita makan yaitu sayur-mayur, buah-buahan, daging, dan lainnya.
Kemudian di alam barzah, makanan kita yaitu amalan yang kita lakukan selama hidup di dunia ini. “Saat di alam barzah makanan kita yaitu amalan kita sendiri selama hidup di dunia, itu merupakan bekal untuk kita,” kata Mbah Moen.
Baca juga : Menikmati Lezatnya Seafood Segar di Desa Percut
Untuk selanjutnya di Alam Mahsyar dan hari pembalasan, dimana kita memperoleh pembalasan sesudah apa yang telah kita lakukan di dunia ini. “Jadi hidup setelah alam barzakh itu pengadilan, setelah pengadilan itu pembalasan,” ucap Mbah Moen.
Selanjutnya alam yang paling terakhir, yang merupakan alam penentuan antara masuk surga atau neraka. Seperti pada kepercayaan umat Muslim, bagi siapa saja yang memeluk agam Islam niscaya Allah SWT akan memasukkannya ke dalam surga. Walaupun kelak terlebih dahulu dimasukkan ke dalam neraka untuk dibersihkan dirinya dari dosa-dosanya. (KRO/RD/RDU)







