Ops Pekat Toba 2023, Polres Tapsel Sita 4 Knalpot Blong

127

RADARINDO.co.id – Tapsel : Saat menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Toba 2023, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil menyita 4 unit knalpot blong dari sepedamotor milik masyarakat, Minggu (2/4/2023) malam. Operasi digelar guna memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah.

Baca juga : Sekda Batu Bara Berikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi Nota Bupati

Kasikum Polres Tapsel, AKP Victor Sihombing, bertindak sebagai Perwira Pengawas. Sedangkan, Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Tapsel, Ipda Irwan Sarumpaet, bertindak sebagai Perwira Pengendali dalam kegiatan itu.

Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni, SIK, MH, menjelaskan bahwa pihaknya dalam operasi kali ini, memfokuskan di Jalinsum Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat. Pihaknya, melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna tercipta Kamseltibcar Lantas di wilkum Polres Tapsel.

“Disamping itu, Tim Operasi Pekat juga melaksanakan razia terhadap sepedamotor yang menggunakan knalpot blong. Dan dari hasil razia, Tim mendapati 4 unit sepedamotor yang menggunakan knalpot blong,” terang Kapolres.

Kapolres merinci, keempat unit sepedamotor tersebut adalah milik, AAH dengan nomor polisi BB 3324 HR. Kemudian, sepedamotor milik DRH, FZ, dan TT, yang ketiganya terlihat tidak memiliki tanda nomor kenderaan bermotor (TNKB). Kapolres menghimbau para pemilik sepedamotor tersebut, agar membawa knalpot standar.

Baca juga : Kejagung Periksa Saksi Dugaan Korupsi Pengelolaan Dana Pensiun

Sebelumnya, Kapolres menjelaskan bahwa, penertiban knalpot blong ini berdasarkan hasil program Jumat Curhat Polres Tapsel pada pekan ini. Di mana, ungkap Kapolres, masyarakat menyampaikan keluhan terkait sepedamotor yang menggunakan knalpot Blong.

“Sebab, suaranya mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah salat Tarawih maupun Tadarus Al Quran,” jelas Kapolres.

Guna menghindari komplain masyarakat, sebut Kapolres, pihaknya melakukan aksi penertiban knalpot blong sesuai dengan prosedur yang berlaku. (KRO/RD/AMR)