Pemeriksaan Cak Imin Ditunda Pekan Depan

59

RADARINDO.co.id – Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima surat yang berisi permintaan tunda pemeriksaan dari mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar.

Baca juga : Perumda Tirtanadi Bangun IPA Kapasitas 500 Liter/Detik di Medan Deli

Seharusnya, pria yang akrab disapa Cak Imin itu, bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sistem perlindungan atau proteksi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kemenaker tahun 2012, Selasa (05/9/2023).


“Informasi yang kami peroleh dari tim penyidik KPK bahwa telah terima surat konfirmasi dari saksi ini tidak bisa hadir karena ada agenda lain di tempat lain,” kata Juru Bicara Kelembagaan KPK, Ali Fikri di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (5/9/2023), melansir kompas.com.

Ali menjelaskan, Muhaimin meminta agar pemeriksaannya terkait perkara di Kemenaker dilakukan pada Kamis 07 September mendatang. Namun, penyidik KPK tidak bisa melakukan pemeriksaan lantaran ada kegiatan lain di daerah.

Baca juga : Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu: Tingkatkan Disiplin dan Raih Prestasimu

“Saya kira tidak perlu kami sampaikan agendanya apa karena itu bagian dari strategi pengumpulan alat bukti. Oleh karena itu, tim penyidik tentu akan menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap saksi ini minggu depan. Jadi, bukan di hari Kamis tanggal 7 September sebagaimana permintaan dari saksi, tapi penyidik mengagendakan Minggu depan,” ucapnya.

Cak Imim meminta agar pemeriksaannya sebagai saksi ditunda. Pasalnya, dirinya telah terjadwal untuk membuka acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Cak Imin sedianya bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sistem perlindungan atau proteksi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kemenaker tahun 2012. Diketahui, perkara yang terjadi pada 2012 di Kementerian yang kini berganti nama manjadi Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) itu disidik KPK sejak Juli 2023. (KRO/RD/KOMP)