Proyek Irigasi APBN di Desa Sumberjo Dicurigai Menyimpang

191

RADARINDO.co.id-Deli Serdang: Warga mencurigai pembangunan saluran irigasi di Desa Sumberjo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang bersumber dana APBN, yang punya pekerjaan PUPR Balai Wilayah Sungai II Sumatra Utara yang dikerjakan oleh P3A Desa Sumberjo.

Baca juga : Bupati Sergai Berharap Sektor Pariwisata Dongkrak Perekonomian

Pasalnya, pembangunan irigasi ini dibagi menjadi 6 titik di 6 dusun, setiap titik di anggarkan Rp195.000,000, sesuai foto papan plank disemua titik.

Namun volume pembangunan tidak disebutkan di setiap plank (Papan informasi). Karena tidak adanya volume pembangunan irigasi ini jadi menimbulkan pertanyaan masyarakat.

Kepala desa Sumberjo Samino, yang berhasil diwawancarai di kantornya mengatakan, “bang aku tidak tahu soal itu orang abang langsung aja bertanya kepada ketua P3A di dusun tersebut”.

Lalu kades menelepon Cahyadi selaku ketua P3A di dusun 6. Saat wartawan bertanya kepada Cahyadi selaku penanggung jawab pekerjaan di dusun 6 mengatakan bahwa pekerjaannya sudah selesai 70% tinggal hanya menunggu pencairan 30% lagi.

Cahyadi mengatakan pekerjaan itu sudah selesai 70%. Tapi karena volume pekerjaan tidak tertera di plank proyek, Cahyadi tidak bisa menjawab.

Ketika ditanya kalau dana hanya tinggal 30% lagi dari situ juga biaya melantai irigasi tersebut, jadi berapa meter lagi kah yang akan kalian tambah kan panjang irigasi itu kedepan.

Cahyadi hanya bisa menjawab dengan menebak-nebak, mungkin nanti akan sampai batas parit yang ada di depan pembangunan irigasi saat ini, tegasnya.

Dijelaskan, pekerjaan P3A hanya sebatas penerima uang pencairan tahap 1, 2, dan 3 kemudian belanja dan mencairkan gaji orang kerja sementara soal pembuat LPJ setiap tahapan adalah koordinator dari aspirasi anggota dewan DPR Pusat.

Karena dana pembangunan irigasi ini adalah dari aspirasi anggota Dewan Pusat tanpa mau menyebutkan siapa nama dan dari partai mana anggota dewan yang di maksud.

“Seharusnya orang abang-abang yang bawa kue kemari bukan malah mengotak atik pekerjaan ini ”, ujar Sunardi.

Baca juga : Ketua PGRI Bersama Para Kepsek TK, UPT SDN/SMPN Lakukan Giat Gotryo

Bahkan Sunardi keberatan ketika ia dipoto dengan berkata jangan asal foto-foto bang, hapus itu, tegasnya.

Menurut nara sumber yang di peroleh di lapangan mengatakan kepada para wartawan bahwa desa Sumberjo ini sudah beberapa kali mendapatkan proyek pembangunan irigasi namun model pekerjaannya selalu seperti ini dan juga selalu mempekerjakan orang luar sehingga kami warga desa ini tidak ikut serta bekerja padahal seharusnya dimasa masa sulit seperti ini kami para warga Desa membutuhkan pekerjaan untuk menambah penghasilan. (KRO/RD/MP. Nainggolan)