BUMN  

Sri Pamela Group Ikuti Sosialisasi PKS BPJS Kesehatan

Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Tahun 2026.

RADARINDO.co.id – Asahan : Sebagai mitra strategis BPJS Kesehatan, Sri Pamela Group, yang merupakan bagian dari ekosistem layanan kesehatan pendukung Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi dan keselarasan pemahaman.

Hal itu ditunjukkan melalui keikutsertaannya pada kegiatan Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Tahun 2026.

Baca juga: PT KPBN Luncurkan Aplikasi Dashboard Executive Summary

Dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026), sosialisasi tersebut diselenggarakan sebagai upaya menyamakan persepsi antara BPJS Kesehatan dan mitra fasilitas kesehatan terkait ketentuan kerjasama, regulasi, serta mekanisme pelayanan yang akan diterapkan pada tahun 2026.

Selain itu, forum ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi dalam mendukung keberlangsungan serta peningkatan mutu Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Sri Pamela Group menegaskan komitmennya untuk menjalankan kerjasama dengan BPJS Kesehatan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu, aman, serta berorientasi pada kebutuhan dan keselamatan pasien.

Sebagai bagian dari dukungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, Sri Pamela Group secara konsisten mendorong penguatan tata kelola pelayanan serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Baca juga: Kades Kohod Divonis 3 Tahun Lebih Terkait Kasus Pagar Laut

Dengan terjalinnya sinergi yang kuat bersama BPJS Kesehatan, Sri Pamela Group optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung akses layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan sekaligus kesejahteraan masyarakat secara lebih luas. (KRO/RD/Red)