Dugaan Korupsi Pengadaan APD Covid-19, Kantor BNPB dan Kemenkes Digeledah KPK

RADARINDO.co.id-Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah beberapa lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) penanganan Covid-19 di Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI).

Baca juga : Eks Rektor UIN Riau Kembali Terjerat Kasus Korupsi Rp7,6 Miliar

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, penggeledahan dilakukan tim penyidik pada beberapa waktu lalu. Ali Fikri belum bersedia merinci hari dan tanggal pastinya penggeledahan. Namun, Ali menyebut tim penyidik mengobok-obok gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kantor pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.

“Lokasi tersebut di antaranya adalah kantor BNPB, Kantor Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, salah satu ruangan di Kantor LKPP dan rumah kediaman dari para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ali seperti dilansir dari liputan6, Kamis (23/11/2023).

Ali mengatakan, dari penggeledahan itu tim penyidik menemukan transaksi keuangan yang diduga kuat berkaitan dengan kasus yang tengah ditangani KPK. Selain transaksi keuangan, tim penyidik juga menemukan bukti pembelian barang yang bernilai ekonomis.

Baca juga : Eks Dirut PT KPBN Jadi Tersangka Korupsi Komoditi Gula

“Dari proses kegiatan tersebut, ditemukan dan diamankan bukti antara lain dokumen-dokumen pengadaan, catatan transaksi keuangan dan aliran uang ke berbagai pihak, termasuk adanya transaksi pembelian aset-aset bernilai ekonomis dari para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini,” kata Ali.

Ali mengatakan, barang bukti itu akan disita untuk kemudian dikonfirmasi kembali kepada para tersangka maupun saksi yang relevan. Ali berharap barang bukti ini akan menguatkan sangkaan pidana kepada para tersangka.

“Pendalaman lanjutan melalui penyitaan dan analisis atas temuan tersebut segera dilakukan untuk kemudian dikonfirmasi pada para pihak yang dipanggil sebagai saksi termasuk para tersangka,” kata Ali. (KRO/RD/lip6)