RADARINDO.co.id – Jember : Duka mendalam menyelimuti keluarga seorang siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember yang hilang saat mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Perairan Masalebu Sumenep Madura, Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Polsek Medan Tembung Dinilai Lamban Tangkap Penembak 2 Petugas PT NDP
Hingga kini, siswa bernama Badrus tersebut tak kunjung ditemukan. Menurut informasi yang dihimpun, Badrus diperkirakan hilang di Perairan Masalembu.
Nur, ibunda dari Badrus, sangat berharap anaknya bisa segera ditemukan dan dalam keadaan sehat. Karena, mereka sangat cemas dengan keadaan anak tercintanya tersebut.
Keluarga korban meminta pertanggungjawaban pihak SMK Perikanan dan Kelautan, khususnya kepala sekolah, atas insiden tersebut. Pasalnya, hingga kini belum ada tanggapan dari pihak sekolah.
Diungkapkan Nur, anaknya berangkat mengikuti PKL bersama 16 teman sekolahnya ke Pati sejak 25 April 2025 lalu. Mereka berangkat menumpangi kapal milik PT Pancuran Samudra Nusantara sejak 01 Mei 2025.
Diatas kapal tersebut, para siswa dianjurkan tidur karena pada pukul 03.00 WIB, mereka akan memulai kegiatan penangkapan ikan. “Setelah waktunya tiba, mereka dibangunkan, tetapi anak saya tidak ada absen,” terang Nur.
Baca juga: Publik Sebut Disdik Deli Serdang Jadi “Ladang Korupsi”
Menurut Nur, pihaknya sudah mendatangi Mapolres Jember untuk menanyakan soal kehilangan anaknya. Tetapi kata Nur, pihak Polres menolak lantaran tidak ada laporan dari pihak sekolah. “Malahan saya disuruh ke Polsek Puger dulu,” ujar Nur. (KRO/RD/An)







