CH Disebut Kendalikan Narkoba di Lapas Klas IIA Pematangsiantar

68

RADARINDO.co.id – Simalungun : Diduga dampak lemahnya pengawasan petugas, peredaran narkoba di Lapas Khusus Narkotika Klas IIA Pematangsiantar, “bebas beroperasi”. Warga binaan lapas tersebut dengan leluasa menjalankan bisnis haramnya meski dalam ruang lingkup penjara.

Baca juga : Dinas PUPR Aceh Singkil Kerjakan Talut Jalan Pea Bumbung

Indikasi lemahnya penegakan hukum serta minimnya edukasi edukatif terhadap para warga binaan, membuat Lapas yang berlokasi di Kecamatan Raya, Simalungun itu mendapat kecaman sejumlah kalangan.


“Sekarang bos narkoba di dalam lapas itu (Lapas Narkotika Raya) si CH. Dia penghuni Blok Suharjo Kamar 29,” ungkap sumber kepada wartawan seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Disebutkannya, pengoperasian narkoba di dalam lapas secara sistematis dan sudah berjalan cukup lama. CH disebut menggantikan napi berinisial BDS yang sebelumnya dikenal sebagai ‘bigbos’ dan kini telah dipindahkan ke Lapas Sibolga.

“Iya, dia sekarang pengganti si BDS. Sejak BDS dipindahkan, dia yang mengendalikan peredaran narkoba didalam lapas. Karena sistimnya didalam itu siapa yang terendus media, langsung dicampakkan ke lapas lain, seperti BDS contohnya. Bahkan, sepengetahuan kami, mereka menyetorkan upeti puluhan juta ke oknum pegawai agar peredaran narkoba mereka bebas beroperasi,” ujar sumber via sambungan telepon, Rabu (23/8/2023).

Baca juga : Meriahkan HUT RI ke-78, PAUD Kecamatan Siak Hulu Gelar Berbagai Perlombaan

Sementara, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Ucok Pangihutan Sinabang, ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui tindak peredaran narkoba di wilayah kerjanya.

“Sampai saat ini saya belum kenal keseluruhan warga binan. Nanti coba kita telusuri dan cek kebenarannya. Kalau memang benar informasinya, kita akan koordinasi ke Kanwil dan kita tindak sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jawab Ucok via sambungan telepon. (KRO/RD)