RADARINDO.co.id – Palas: Camat Aek Nabara Barumun Sahmiran Hasibuan menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim safari ramadhan Kabupaten Padang Lawas. semoga Kunjungan ini dapat mempererat hubungan antara warga Kecamatan Aek Nabara Barumun dengan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, ucap camat pada sambutannya, Rabu (14/04/2022).
Baca juga : DPC PSI Belawan Tidak Lelah Berbuat Kebaikan
Asisten III Bidang Administrasi Umum Drs. Amir Soleh Nasution menyampaikan salam hangat dari Plt. Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad Zarnawi untuk Bapak Camat beserta seluruh jajarannya, para kepala desa dan seluruh warga Kecamatan Aek Nabara Barumun, “Semoga pada kesempatan lain, saya dapat mengunjungi langsung saudara saudara warga Kecamatan Aek Nabara Barumun, kata asisten I menirukan pesan Plt. Bupati.
Ada 3 fase keutamaan Bulan Ramadhan yaitu 10 hari pertama adalah kasih sayang (awwaluhu rahmah). Puasa adalah bukti kasih sayang Allah bagi umat manusia. Allah akan membuka pintu pintu rahmat-Nya, bagi hamba yang ikhlas melakukan puasa. hanya karena Allah Ta’ala. Allah akan melipat gandakan amal kebaikan hamba hambanya pada bulan ini.
Saat ini kita telah berada pada fase10 hari pertengahan puasa yang disebut dengan ampunan (Magfiroh) artinya, pada fase ini Allah Ta’ala memberi kesempatan bagi hamba hambanya untuk mengingat, mengakui dan memohon ampun dengan sungguh sunguh atas dosa dan kesalahan hamba hamba-nya. Perbanyaklah berzidkir, istigfar agar ampunan Allah Ta’ala dapat kita raih.
Fase 10 hari terakhir adalah bebas dari api neraka (itkum minnannar) artinya Allah Ta’ala akan menutup pintu neraka-nya bagi hamba yang sungguh sunguh beribadah pada fase ini, ujar Plt Bupat.
Asisten III mewakili Pl Bupati menyerahkan bantuan sosial kepada imam dan khatib, bilal mayit, guru mengaji, guru MDA, dan anak yatim kepada 504 orang di Kecamatan Aek Nabara Barumun serta bantuan ambal untuk masjid.
Dalam tausyiahnya Ustazd H. Sangkot Hasibuan mengatakan, Ada beberapa penyakit hati yang harus kita hilangkan agar kita selamat dunia dan akhirat, diantaranya : Ghibah, ini adalah perilaku menyebarluaskan, menceritakan kejelekan orang lain. Ghibah bagaikan memakan daging bangkai saudaranya sendiri.
Dengki (Hasad) adalah senang melihat orang susah, memiliki perasaan tidak senang akan keberuntungan orang lain.
Pamer (Riya) adalah sifat manusia yang selalu ingin menunjukkan kemampuannya kepada orang lain, merasa hebat atas pencapaiannya.
Mengagumi diri sendiri (ujub) artinya memandang dirinya lebih tinggi. Ini adalah sifat iblis yang sangat dibenci oleh Allah Ta’ala.
Kikir (Bakhil) adalah selalu merasa apa yang dimiliki kurang, enggan berbagi dengan orang lain. Orang yang kikir kelak akan mengalungkan hartanya di hari kiamat.
Baca juga : Kejari DS Diminta Usut Dugaan Korupsi Desa Gunung Paribuan
Rakus (Tama’) adalah budak harta, keinginan untuk memperoleh harta lebih banyak, tidak pernah berpuas diri atas apa yang dicapai.
Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat membahayakan diri sendiri, Kiranya Allah melimpahkan keberkahan Ramadhan bagi kita semua, kata ustadz Sangkot pada penutupan tausyiahnya.
Turut hadir pada kegiatan ini Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Kadis Pengendalian Penduduk, KB, PP dan PA, Kadis Perikanan dan Peternakan, Kepala RSUD dan Kepala Desa se Kecamatan Aek Nabara Barumun. (KRO/RD/MEP)







