Dairi  

Tusuk Leher Istri 3 Liang Hingga Tewas, Penyebabnya Bikin Kaget Para Suami

RADARINDO.co.id – Sidikalang : Kejadian sadis dan mengenaskan, suami habisi istri dengan menusuk leher 3 liang.

Kejadian sadis ini terjadi di Desa Rante Besi Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Sabtu (16/7) malam.

Baca Juga : Woman Twenty (W20), Jalur Lalulintas Toba Prioritas Pengamanan

Sarma Idem Simanjorang (52) tewas diduga akibat emosi sang suami berinisial MK (51). Ibu rumah tangga itu menghembuskan nafas terakhir akibat pendarahan berat. Leher diduga ditusuk 3 kali dengan menggunakan pahat.

Informasi sekira pukul 20.00 Wib, MK pergi ke Pasar Malam berjarak 500 meter dari rumahnya. Dia melihat istrinya bermain judi dengan laki-laki di warung milik Ridwan Sembiring. Kedai itu berada di samping Pasar Malam.

Tersangka pulang ke rumah dan menyuruh anaknya, Rio Karo-Karo, agar ibunya balik ke rumah. Tak lama berselang, ibu rumah tangga itu pun pulang.

Namun, Sarma kembali ke warung itu sekira pukul 22.00 Wib. Dia sudah ganti pakaian. Melihat hal itu, sang suami emosi. Dia menengok sang istri duduk bergabung dengan laki-laki.

Tak lama berselang, MK kembali lagi ke rumah. Tersangka mengambil sebilah pahat lalu menyimpan di kantong jaket. Ini sekira pukul 22.30 Wib. Dia melangkah menuju warung Ridwan.

Setiba di kedai, dia masih menyaksikan istrinya ngobrol dengan beberapa laki-laki. MK pura-pura duduk di sana dan memesan teh manis.

Namun, belum pesanan disajikan, dia menikam bagian leher istrinya hingga menimbulkan pendarahan berat.

Baca Juga : Riau Roller Skate Pekanbaru Juara Umum Kejuaraan Sepatu Roda Kapolda Cup 2022

Sarma menghembuskan nafas terakhir. Sedangkan MK berjalan meninggalkan lokasi. Kasat Reskrim, AKP Rismanto Purba, Kapolsek Tigalingga, AKP Sarbanua P Siringo-ringo dan Kanit Resum i, Ipda Parlindungan Lumbantoruan segera meluncur ke TKP begitu mendapat informasi.

MK ditemukan di persembunyiannya di gubuk ladang mereka di Dusun Buluh Mengkal. Sedang barang bukti pahat , berjarak 15 meter dari kedai.

Kapolres AKBP Wahyudi Rahman melalui kasie Humas, Iptu Donni Saleh, Minggu (17/7) mengatakan, rilis disampaikan besok, Senin (18/7/2022).
Hingga berita ini dilansir, rilis berita Kapolres belum diterima. (KRO/RD/ANS)