BUMN  

Erick Thohir Sebut Ada Direksi Bikin “Kerajaan” di BUMN

RADARINDO.co.id – Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut, ada direksi BUMN seolah membuat ‘kerajaan-kerajaan’ sendiri. Sehingga, hal itu cukup menghambat program percepatan kinerja BUMN secara keseluruhan.

Baca juga : Danau Bungara Cocok Dijadikan Tempat Wisata Keluarga

Keberadaan ‘raja-raja’ tersebut tampak saat Erick ingin melakukan merger beberapa perusahaan BUMN. Menurutnya, ada direksi yang ribut sendiri karena takut posisi terancam.

“Tujuan (merger) awalnya bagus, tapi ribut sendiri. Karena atasnya sudah jadi kerajaan-kerajaannya,” kata Erick di Kantor Kementerian BUMN, dilansir dari cnnindonesia, Sabtu (06/5/2023).

Erick juga menyebut masih ada arogansi dari direksi BUMN. Untuk mengurai masalah itu terus berlanjut, Erick membuka rekrutmen bersama BUMN pada tahun ini, tidak secara individu oleh masing-masing perusahaan. Ia menilai rekrutmen BUMN bersama ini bisa memupuk rasa kebersamaan setiap perusahaan.

Baca juga : Polres Toba Tangkap Tiga Pengguna Narkoba

“Karena kami mau ciptakan kebersamaan BUMN dari muda, dari awal rekrutmen. Karena menyatukan visi sulit. Kadang-kadang ada arogansi satu PT, dengan PT lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam rekrutmen kali ini akan ada tambahan pelatihan, yakni tentang pengenalan NKRI dan Pancasila. Rekrutmen Bersama BUMN sendiri dibuka mulai Jum’at (5/5). Rekrutmen Bersama BUMN akan terbagi dalam 5 tahapan. Nantinya, kelulusan bakal diumumkan pada 16 Agustus 2023, tepat sehari sebelum HUT Kemerdekaan RI ke-78. (KRO/RD/CNN)