RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Adanya kandang ternak sapi ditengah pemukiman, membuat warga Dusun II, Desa Bandar Dolok, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, sangat resah.
Namun ironisnya, Kepala Desa (Kades) Bandar Dolok, seolah “tutup mata” atas adanya kandang ternak sapi ditengah pemukiman dan keresahan warganya.
Baca juga: “Tutup Mata” Soal Ternak Sapi Bikin Resah Warga, Bupati Diminta Panggil Kades Bandar Dolok
Pasalnya, hingga saat ini belum juga ada tindakan yang diberikan kepada pemilik ternak sapi tersebut. Padahal, warga sudah mengajukan keberatan atas hal itu kepada Kades Bandar Dolok.
Warga Dusun II, Desa Bandar Dolok, mengaku resah lantaran aroma tak sedap kotoran ternak sapi yang merupakan milik warga berinisial S itu, sangat mengganggu mereka.
Bahkan tak hanya itu, akibat adanya ternak tersebut, nyamuk juga semakin banyak, yang tentunya sangat mengganggu warga setempat saat istirahat maupun beraktivitas.
Atas dasar itu, warga Dusun II, Desa Bandar Dolok, meminta agar Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan MKed (PD) SpPD, diminta memanggil Kades Bandar Dolok, serta segera memindahkan ternak sapi tersebut ke tempat yang jauh dari pemukiman.
“Kami minta Bupati Deli Serdang memanggil Kades Bandar Dolok yang tidak menanggapi keluhan warganya. Kami juga meminta Bupati untuk segera menertibkan ternak sapi dilingkungan kami yang sudah sangat meresahkan,” ucap sejumlah warga Dusun II, Desa Bandar Dolok, Rabu (14/5/2025) lalu kepada RADARINDO.co.id.
Dalam pernyataan tertulisnya yang ditandatangi sejumlah warga, disebutkan bahwa mereka telah lama sangat resah dengan adanya ternak sapi yang berada ditengah pemukiman.
Mirisnya lagi, ternak tersebut berada dekat dengan masjid, sehingga membuat warga merasa tidak nyaman untuk beribadah akibat aroma tak sedap kotoran sapi, serta ‘nyamuk-nyamuk nakal’ yang semakin banyak.
Baca juga: SMP Swasta Singosari Delitua Kutip Uang Perpisahan Rp350 Ribu, Orangtua Protes
“Maka dari itu, kami memohon kepada Bapak Bupati Deli Serdang agar dapat segera menertibkan peternakan sapi milik S, demi kenyamanan dan ketentraman warga setempat,” harap warga. (KRO/RD/Tim)







