RADARINDO.co.id – Magelang : Aksi demo di Kota Magelang, Jawa Tengah, Jum’at (29/8/2025) sore hingga malam berujung ricuh. Puluhan orang diamankan pihak Kepolisian.
Aksi itu dipicu kematian seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21), yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Baca juga: Polresta Deli Serdang Bersama Komunitas Ojol Gelar Sholat Ghaib
Massa menggeruduk Markas Polres Magelang Kota sambil melemparkan berbagai benda, petasan, hingga molotov. Polisi berulang kali membubarkan massa dengan tembakan gas air mata.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum mengatakan, 44 orang ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam kericuhan tersebut. “Sebagian besar adalah masyarakat Kabupaten Magelang, Purworejo, bahkan Temanggung,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).
Menurut Anita, para terduga pelaku saat ini berstatus saksi dan masih ditahan. Mereka belum mendapat akses bantuan hukum. “Mereka didominasi kalangan anak-anak dan secara umum berada di rentang kelahiran 2000-2010,” katanya.
Baca juga: Kapolda Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Aksi Damai di DPRD Sumut
Rencananya, pihak Kepolisian akan memanggil para orangtua atau wali masing-masing terduga pelaku untuk membuat surat pernyataan. Kepala desa atau lurah dari domisili mereka juga akan diundang. (KRO/RD/KM)







