Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp200 Juta untuk Kota Parfum Indonesia

RADARINDO.co.id – Banda Aceh : Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata, menganggarkan Rp200 juta untuk menjadi kota parfum Indonesia, yang bersumber dari APBD Perubahan.

Baca juga: Pengelolaan Anggaran Pemko Banda Aceh Dinilai Boros

Pada situs Sirup LKPP Kota Banda Aceh, paket tersebut bernama Banda Aceh Kota Parfum Indonesia dengan kode RUP 58956299. Dalam situs itu disebut, kegiatan itu bersumber dari anggaran tahun 2025. “Jenis pengadaan jasa lainnya, total pagu Rp200.000.000,” tulis situs tersebut, dikutip, Kamis (11/9/2025).

Paket tersebut diumumkan 14 April 2025 lalu dengan waktu pemanfaatan barang atau jasa mulai Januari hingga Desember. Jadwal pelaksanaan kontrak disebut mulai April dan berakhir Mei.

Sebelumnya, Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, inisiatif Kota Parfum Indonesia merupakan representasi dari semangat Banda Aceh untuk mengelola warisan menjadi kekuatan ekonomi berkelanjutan.

Baca juga: Tukang Aceh Hadapi Persaingan Tak Sehat

“Kita akan menyatukan warisan aroma seperti seulanga, jeumpa, nilam, sereh wangi, cengkeh, hingga kayu manis dengan teknologi, seni, dan kewirausahaan, untuk melahirkan produk unggulan lokal yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional,” kata Illiza. (KRO/RD/Dtk)