RADARINDO.co.id-Tapsel: Sosok Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Roman Smaradhana Elhaj, dikenal tak hanya dekat dengan masyarakat umum. Namun, orang nomor satu di jajaran Polres Tapsel itu, juga dikenal dekat dengan anak-anak yatim.
Baca juga : Ramadanur Jadi ketua DPD LPM Kabupaten Asahan
Seperti halnya pada, Jumat (20/5/2022) sore. Kala itu, Kapolres mengundang puluhan anak yatim yang bermukim di sekitar Mapolres Tapsel, untuk datang, bercengkrama, mendengar tausiyah, hingga disantuni.
Bak keluarga sendiri, puluhan anak yatim tersebut, tampak akrab ketika berada berdampingan dengan sejumlah personel Polres Tapsel dalam kegiatan yang digelar di Masjid Bhayangkara Al Muqorrobin di Mako Polres Tapsel itu.
“Kegiatan rutin ini digelar dalam rangka mendengarkan tausiyah guna tingkatkan keimanan dan ketakwaan personel, serta bercengkrama hangat dengan adik-adik yatim kita di sekitar Polres Tapsel,” ujar Kapolres.
Kapolres menganggap, anak-anak yatim tak ubahnya seperti anak sendiri yang juga memerlukan kasih sayang dan cinta dari sosok orangtua. Menurut Kapolres, rasa cinta terhadap anak-anak yatim maupun anak-anak pada umumnya, harus dimiliki oleh setiap personel Polri yang notabene merupakan pengayom masyarakat.
“Jika bukan kita yang menyayangi adik-adik yatim, siapa lagi? Seperti halnya program dari Bapak Kapolri menjadikan Polri yang humanis, mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi sarana menanamkan nilai positif polisi terhadap anak-anak kita, bahwa polisi itu tidak seseram yang mereka bayangkan. Polisi ternyata ramah dan bersahabat ke anak-anak, itu yang kita harap tergambar di benak anak-anak kita,” jelas Kapolres.
Al ustadz Ihkwanuddin Sitompul dalam tausyiahnya mengatakan, yang diperbuat Kapolres Tapsel aktif menyantuni anak yatim merupakan perbuatan yang patut di contoh.
Baca juga : Inilah Tampang Pria Yang Sedang Diburon KPK
“Rasulullah SAW bersabda: jika manusia mati maka terputus lah amal nya, terkecuali tiga perkara yakni sedekah jariah,il ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang selalu mendoakan.”
Kemudian, siapa yang memelihara anak yatim dan memberinya makan dan minum niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali jika dia melakukan dosa yang tidak diampuni Allah SWT.
“Hadis, Rasulullah SAW pun mengimbau umatnya untuk menjauhi tujuh perkara, termasuk di dalamnya termasuk memakan harta anak yatim,” jelas ustadz. (KRO/RD/AMR)







