RADARINDO.co.id – Medan : Ketua DPP Elang Tiga Hambalang (ETH) Sumut, Bahar Effendi Pulungan SH, menyoroti perbuatan yang berpotensi melawan hukum. Diantaranya kasus peredaran narkoba dan korupsi.
Dimana katanya, peredaran narkoba di Kota Medan khususnya dan Sumatera Utara umumnya, sudah sangat memprihatinkan. Aksi para pengedar dan pengguna barang haram, khususnya jenis sabu-sabu tersebut, sangat terorganisir.
Sasaran utama mereka adalah merusak anak bangsa. Tidak hanya merusak mental dan ahlak generasi muda agar mengalami degradasi iman, runtuhnya ahklak dan iman menjadi salah satu tanda era generasi terbelakang.
Baca juga: Elang Tiga Hambalang Sumut Dukung Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba
“Untuk itu, aparat penegak hukum agar bertindak tegas dalam pemberantasan narkoba, baik itu kepada pengedar maupun pengguna,” tegas Bahar, Minggu (28/9/2025) di Medan didampingi Sekretaris DPP Elang Tiga Hambalang Sumut, Ir H Yusmansyah BBA MT dan Humas, Ratno SH MM.
Bahar menyebut, tidak tertutup kemungkinan beberapa tahun mendatang para generasi muda bakal mengalami gangguan jiwa karena kemerosotan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Tidak tertutup kemungkinan beberapa tahun mendatang generasi muda kita bakal mengalami gangguan jiwa karena kemerosotan SDM. Mereka akan menabrak aturan agama sebagai sandaran hidup manusia. Kami mendukung penggerebekan sarang narkoba di Medan baru-baru ini,” ujarnya tegas.
Oleh karena itu lanjutnya, petugas diharap untuk tidak cepat puas diri, mengingat para komplotan pengedar dan bandar narkoba yang terorganisir selama bertahun-tahun akan terus berbuat licin dan licik melakukan operandinya ditengah masyarakat.
Bahar Efendi juga mendesak pihak Kepolisian agar melakukan pengawasan ekstra ketat di semua tempat, mulai tempat-tempat hiburan, hotel, maupun lapak-lapak yang kerap dijadikan transaksi barang haram tersebut.
“Kepolisian juga agar menjalin kerjasama dengan semua tokoh masyarakat, ulama dan tokoh pemuda. Tidak sedikit generasi muda kita yang awalnya hanya ingin tahu dan mencoba kemudian berujung menjadi ketagihan dan beralih sebagai pengedar,” tukas Bahar Efendi Pulungan.
Ketua ETH Sumut juga mengingatkan para petugas penegak hukum untuk tidak “main mata” dalam menjalankan perintah undang-undang. “Apalagi sampai ada tangkap lepas, kami akan langsung menyampaikan ke Presiden Prabowo,” tegasnya lagi.
Tak hanya soal narkoba, ETH juga menyoroti kasus tindak pidana korupsi disemua kalangan, baik itu eksekutif, legislatif, yudikatif, BUMN, maupun swasta.
Baca juga: GM FKPPI Sumut Peringati HUT ke-47
“ETH Nasional dan Sumut akan terus melakukan monitoring dan pengawasan termasuk tindak pidana korupsi di kalangan eksekutif, legislatif, yudikatif, BUMN, dan swasta, maupun bentuk perbuatan melawan hukum lainnya yang berpotensi merugikan keuangan negara,” ungkapnya.
Sejumlah pihak menyambut baik visi misi Elang Tiga Hambalang, dengan harapan dapat menjadi ‘mata telinga’ Presiden Prabowo, untuk mewujudkan bangsa yang bermartabat. (KRO/RD/Tim)







