Ketum IWO Indonesia Dukung Kejagung Usut Tuntas Kasus Korupsi Pertamina

RADARINDO.co.id – Jakarta : Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) tahun 2018-2023.

Dalam kasus tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya adalah Mohammad Riza Chalid (MRC). Namun, meski resmi menjadi tersangka, Riza Chalid belum bisa ditangkap lantaran statusnya masih buron.

Baca juga: Kasasi Perkara Penguasaan Lahan PTPN II Ditolak, Vonis Samsul Tarigan Kembali Diperberat

Menyikapi hal itu, Ketua Umum (Ketum) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia, Dr NR Icang Rahardian SH MH SAkun, mendukung langkah-langkah yang telah dan akan ditempuh oleh Kejaksaan Agung.

“Penetapan tersangka terhadap Riza Chalid, yang juga dikenal sebagai ‘The Gasoline Godfather’ oleh Kejaksaan Agung, adalah langkah yang patut diapresiasi. Mengingat ini adalah korupsi yang menimbulkan kerugian negara sangat fantastis, yakni Rp193,7 triliun. Oleh karena itu, sebagai warga negara dan pegiat jurnalis, saya mendukung sepenuhnya penegakan hukum oleh Kejagung,” kata Icang.

Apalagi sambungnya, sejak penyidikan kasus bergulir, pengusaha minyak itu kerap menghilang bak “ditelan bumi”, dan selalu mangkir dipanggil penyidik Kejagung.

“Yang bersangkutan jelas mengabaikan panggilan Kejagung dan ada indikasi buron ke luar negeri. Kita mendorong agar Kejagung terus mengupayakan tindakan hukum, agar semua pelaku dugaan korupsi ditubuh Pertamina dapat dituntaskan. Termasuk Mohammad Riza Chalid,” tegasnya.

Diketahui, Riza diduga terlibat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) sejumlah perusahaan, termasuk PT Orbit Terminal Merak, yang aset lahannya telah disita penyidik.

Para tersangka kasus yang merugikan negara ratusan triliun itu yakni, Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.

Selain itu, Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.

Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, serta Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.

Baca juga: PTPN IV Fokus Tingkatkan Produktivitas, Kualitas Operasional dan Efisiensi Biaya

Kemudian, Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim.

Selanjutnya, Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak. (KRO/RD/Tim)