BUMN  

PalmCo Terapkan Standar Internasional Keamanan Informasi

PalmCo terapkan standar internasional keamanan informasi.

RADARINDO.co.id – Jakarta : Transformasi digital di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN) sektor pangan terus bergulir seiring meningkatnya kompleksitas bisnis serta tantangan keamanan data.

Dalam konteks tersebut, PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), tercatat sebagai salah satu entitas di klaster pangan negara yang lebih awal mengantongi sertifikasi internasional ISO 27001 dan ISO 20000.

Baca juga: PT RPN Kukuhkan Pengurus SPBUN Masa Bakti 2025-2029

Kedua standar global tersebut masing-masing berkaitan dengan sistem manajemen keamanan informasi dan pengelolaan layanan teknologi informasi, yang menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi digital perusahaan secara aman dan berkelanjutan.

Sejak resmi berdiri, PalmCo dihadapkan pada tantangan besar berupa integrasi organisasi hasil penggabungan berbagai entitas.

Penyatuan sistem, proses bisnis, serta budaya kerja yang sebelumnya berjalan terpisah menuntut pengelolaan teknologi informasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga terstandar dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa penerapan standar internasional menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan proses integrasi sistem pascamerger berjalan secara terkendali dan berkelanjutan.

Menurutnya, transformasi digital tidak dapat dilepaskan dari penguatan tata kelola, khususnya dalam pengelolaan informasi dan layanan teknologi informasi yang semakin terintegrasi di lingkungan perusahaan.

“Transformasi digital bukan semata-mata soal penggunaan teknologi baru, tetapi juga bagaimana informasi dikelola secara disiplin dan layanan TI dijalankan dengan standar yang jelas. Sertifikasi ISO 27001 dan ISO 20000 menjadi langkah penting untuk memastikan sistem dan proses bisnis PalmCo berjalan aman dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1/2026).

ISO 27001 merupakan standar internasional yang berfokus pada sistem manajemen keamanan informasi, mencakup pengendalian akses, perlindungan data strategis, manajemen risiko, hingga kesiapan organisasi dalam menghadapi potensi insiden keamanan digital.

Bagi PalmCo, penerapan standar ini dinilai relevan seiring meningkatnya volume dan kompleksitas data operasional pascamerger.

Sementara itu, ISO 20000 mengatur tata kelola layanan teknologi informasi agar berjalan secara konsisten, responsif, dan berorientasi pada kualitas.

Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo, Suhendri, menjelaskan bahwa proses menuju perolehan sertifikasi internasional tersebut tidak berlangsung dalam waktu singkat. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang integrasi sistem serta penyelarasan cara kerja di seluruh lini organisasi.

Ia menyampaikan bahwa transformasi digital PalmCo telah dimulai sejak perusahaan terbentuk, dengan fokus pada penyatuan sistem, standarisasi proses bisnis, serta pembangunan budaya kerja yang lebih disiplin dan patuh terhadap prinsip tata kelola.

Baca juga: PTPN IV Regional III Perkuat Budaya K3

Penguatan tata kelola teknologi informasi ini sejalan dengan upaya PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), dalam memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Dalam organisasi hasil merger, sistem informasi yang tertata dan terlindungi menjadi elemen penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengambilan keputusan berbasis data.

PalmCo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda transformasi digital sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. (KRO/RD/Red)