Wakil Walikota Tanjungbalai Hadiri Munas I Aswakada di Yogyakarta

RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) I Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada) se-Indonesia yang diselenggarakan di Hotel New Saphir, Yogyakarta, pada 02 hingga 04 Juli 2025.

Baca juga: Polda Sumut Tindaklanjuti Kasus Viral Dugaan Tabrak Lari Mobil Dinas

Munas perdana ini menjadi momen penting transformasi Forum Wakil Kepala Daerah (Forwakada) menjadi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (Aswakada).

Kegiatan tersebut dihadiri 289 Wakil Kepala Daerah dari berbagai provinsi di Indonesia, menandai pentingnya peran wakil kepala daerah dalam memperkuat pemerintahan yang inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing.

Sejumlah agenda utama dalam Munas I Aswakada antara lain pembahasan legalitas organisasi, deklarasi penetapan Ketua Umum Aswakada periode 2025–2029, serta penyusunan program kerja nasional.

Dengan mengusung tema “Memperkuat Peran Wakil Kepala Daerah sebagai Pilar Kepemimpinan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045”, Munas ini menjadi ruang refleksi dan penguatan kolaborasi antar daerah serta antara daerah dan pemerintah pusat dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.

Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik, saat membuka kegiatan, menekankan pentingnya sinergi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam menyukseskan program-program nasional di tingkat daerah.

“Kegiatan ini sangat strategis karena mencerminkan peran vital wakil kepala daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan, menjembatani koordinasi lintas perangkat daerah, serta memastikan keberlanjutan program pembangunan nasional dan daerah,” ungkap Anwar.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Korupsi di RSUD Doris Sylvanus

Sementara, Wakil Walikota Tanjungbalai, Fadly Abdina, menyatakan bahwa kehadirannya dalam Munas tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk memperkuat eksistensi wakil kepala daerah sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program-program pemerintah, baik lokal maupun nasional.

“Munas Aswakada ini menjadi ruang refleksi dan konsolidasi bersama, agar tercipta sinergi lintas daerah demi kemajuan Indonesia,” ujar Fadly. (KRO/RD/HAM)