Ketum FKI-1: Jangan Jebak Prabowo Langgar Undang-Undang

RADARINDO.co.id – Jakarta : Ketua Umum (Ketum) Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1), M Julian Manurung, menanggapi ramainya opini pro kontra terkait video Presiden Prabowo yang dianggap mendukung salah satu pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Lutfi-Taj Yasin Maimon.

Dalam video yang beredar, Presiden Prabowo dianggap melakukan pelanggaran UU Pilkada, sehingga diminta untuk mengklarifikasi secara langsung dan tidak melalui Juru Bicara Istana Kepresidenan. Sehingga rakyat lebih mengetahui kebenarannya.

Baca juga: Warga Tembung Digegerkan Penemuan Mayat Wanita Dekat Tumpukan Sampah

“Saya menilai, tujuan dukungan Presiden Prabowo yang disampaikan dalam video viral tersebut sangat positif. Namun, kita harus memahami bahwa rakyat kebanyakan masih sulit dapat membedakan status dan peran secara pribadi, selaku Ketua Umum Partai dan sebagai Presiden yang disandang Prabowo saat didepan publik,” ujar M Julian Manurung.

Julian berharap kepada semua pihak agar tidak terkesan atau sengaja menjebak Presiden Prabowo, yang akhirnya melanggar UU karena bisa menghambat kinerjanya sebagai Presiden RI.

“Tolong jangan ada pihak-pihak yang secara sengaja atau tidak untuk membuat Presiden Prabowo melanggar UU selama menjabat sebagai presiden Republik Indonesia,” tegas Julian Manurung. (KRO/RD/Win)