BUMN  

Respon Arahan Prabowo, PLN Berikan Diskon Tarif Listrik 50 Persen

RADARINDO.co.id – Jakarta : Direktur Eksekutif Daulat Energi, Ridwan Hanafi, menilai PLN telah menunjukkan kemampuan adaptasi dan kepekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Dimana, dalam situasi transisi ekonomi yang melambat, PLN mampu memahami kondisi penurunan daya beli masyarakat sekaligus merespons arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.

Kebijakan pemerintah yang diumumkan baru-baru ini, berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas listrik dan air, serta diskon tarif listrik 50% untuk pelanggan tertentu, mencerminkan upaya konkret untuk meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah tantangan yang dihadapi.

Baca juga: Oknum Polisi Tembak Mati Driver Ekspedisi, Mobil Korban Dibawa Lari

Dalam paket kebijakan ekonomi yang berlaku mulai 1 Januari 2025, pemerintah mengalokasikan pembebasan PPN listrik senilai Rp12,1 triliun dan air bersih sebesar Rp2 triliun. Kebijakan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat, tetapi juga menunjukkan koordinasi efektif antara PLN dan pemerintah dalam menyikapi dinamika ekonomi terkini.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan bahwa pembebasan PPN ini terutama menyasar pelanggan dengan daya dibawah 6.600 Volt Ampere (VA), yang mencapai 99,5% pelanggan PLN, atau sekitar 84 juta pelanggan. Sementara itu, pelanggan dengan daya 6.600 VA keatas yang dikenakan PPN hanya sekitar 0,5% pelanggan PLN, atau 400 ribu pelanggan.

Selain itu, kebijakan pemerintah juga memberikan diskon 50% tarif listrik bagi pelanggan dengan daya 2.200 VA kebawah selama Januari-Februari 2025. Langkah ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung kepada 81,4 juta pelanggan.

Sementara, Direktur Utama (Dirut) PLN, Darmawan Prasodjo, menyebutkan bahwa kebijakan ini adalah berkah yang luar biasa bagi daya beli masyarakat. Diskon tersebut akan berlaku otomatis, baik untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan penyesuaian manual.

Baca juga: SDN 066661 Medan Deli Gelar Panen Karya Ketiga

PLN dianggap telah berhasil menerjemahkan visi Presiden Prabowo Subianto terkait prioritas kesejahteraan rakyat. Diskon tarif listrik dan pembebasan PPN akan memberikan ruang fiskal yang lebih baik bagi masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah kebawah.

PLN, sebagai BUMN strategis, dinilai mampu membaca keinginan tersebut dan merealisasikannya dalam bentuk kebijakan yang berpihak kepada masyarakat luas. Keputusan ini diperkirakan akan memberikan dampak positif langsung terhadap perekonomian masyarakat. (KRO/RD/LBS)