Sumut  

Prabowo: Hei Koruptor Kembalikan yang Kau Curi

RADARINDO.co.id – Medan : Masyarakat dunia kembali memberikan acungan jempol kepada Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi di tanah air. Ia memastikan akan memberikan cara mengembalikan uang korupsi.

Dia memberi opsi agar para koruptor bertobat dan pengembalian uang rakyat dilakukan secara diam-diam. Dilansir dari detiknews baru- baru ini, Prabowo sempat mewanti-wanti pihak-pihak yang telah menerima fasilitas dari negara untuk membayar kewajibannya. Dia meminta semua mentaati hukum yang ada.

Baca juga: “Modal” Maju Pilkada, Dosen UIN Cetak Upal Rp1000 Triliun

“Kalian yang sudah terima fasilitas dari bangsa dan negara bayarlah kewajibanmu, asal kau bayar kewajibanmu, taat kepada hukum, sudah, kita menghadap masa depan, kita tidak mungkin mundur,” tegasnya.

Prabowo memperingatkan akan menegakkan hukum jika memang tidak bisa diatur, memastikan akan membersihkan aparat-aparat yang tidak setia kepada rakyat, bangsa, dan negara.

“Kalau kau bandel terus, apa boleh buat, kita akan menegakkan hukum dan bagi aparat-aparat harus setia kepada bangsa, negara, dan rakyat, atau setia kepada pihak lain. Kalau setia kepada bangsa, negara, dan rakyat, percayalah saya akan bersihkan aparat yang korupsi di Republik Indonesia ini. Saya yakin dan percaya rakyat Indonesia berada di belakang saya,” ungkapnya.

Masyarakat Indonesia menyambut baik statemen Prabowo. Hal ini juga disambut baik oleh aktivis Lembaga Republik Corruption Wacth (RCW), Ratno SH, MM kepada RADARINDO di Medan. Menurutnya, kasus korupsi di Sumatera Utara sudah sangat memprihatinkan dan mencemaskan.

“Pasalnya, kasus dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat maupun LSM/NGO termasuk berita yang diupload media-media sangat minim pengusutan oleh APH setempat. Untuk itu, terhadap pemberantasan korupsi di Sumatera Utara perlu mendapat atensi Presiden Prabowo,” tegas Ketua RCW, Ratno SH, MM, Jum’at (20/12/2024).

Lembaga RCW Medan mendukung, statemen Prabowo dengan memberikan data dan informasi akurat tentang dugaan korupsi di Sumatera Utara, agar para koruptor mengembalikan uang korupsi ke negara dan bertaubat.

Baca juga: Kejari Fak Fak Tetapkan Eks Direktur Perumda Tirta Pala Tersangka Korupsi

Sehingga korupsi di Sumatera Utara khususnya dan Indonesia umumnya tidak lagi merajalela menggerogoti uang Negara, yang tentu berdampak pada kehidupan masyarakat, dan hilangnya keadilan. “Negara kaya tapi dikorup, maka akibatnya rakyat ikut menderita dan miskin. Karena keadilan telah dirampas para koruptor,” ucapnya.

Opsi yang ditawarkan Presiden Prabowo menurut Ketua RCW, sudah sangat tepat. Agar para koruptor bertobat dan pengembalian uang rakyat dilakukan secara diam-diam. (KRO/RD/TIM-01)