RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tanjungbalai Tahun 2025–2029 di Aula Sutrisno Hadi, kantor Walikota Tanjungbalai, Selasa (22/4/2025).
Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan fase awal yang sangat penting dalam membangun pondasi arah pembangunan Kota Tanjungbalai lima tahun kedepan.
Baca juga: Walikota dan Wawako Tanjungbalai Terima Kunker Banggar DPRD Sumut
“Sejak pelantikan kami pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, maka sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, kami memiliki tanggungjawab untuk menyusun dan menetapkan RPJMD paling lambat enam bulan setelah pelantikan,” ujarnya.
Walikota menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan langkah strategis dan fondasional dalam menentukan masa depan Kota Tanjungbalai. RPJMD 2025–2029 ini merupakan turunan dari RPJPD Kota Tanjungbalai Tahun 2025–2045.
“Dokumen ini akan menjadi peta jalan pembangunan yang berkelanjutan dan menyeluruh, yang kemudian dijabarkan secara lebih operasional melalui RKPD tahunan, dimulai dari RKPD Tahun 2026,” jelasnya.
Baca juga: Pangdam I BB Sambangi Padangsidimpuan, Tekankan Sinergi Kemajuan Tabagsel
Karena itu, menurutnya, forum konsultasi publik ini memiliki dimensi yang sangat strategis, sebagai titik awal implementasi arah pembangunan jangka menengah. Pemko Tanjungbalai telah menetapkan visi pembangunan lima tahunan, yaitu “Terwujudnya Kota Tanjungbalai yang Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera” (Tanjungbalai EMAS). (KRO/RD/HAM)







