Pidie  

Panglima Laot Pidie Larang Nelayan Melaut Selama Tiga Hari

Ilustrasi

RADARINDO.co.id – Aceh : Para nelayan di wilayah Pidie, dilarang untuk berangkat melaut selama tiga hari, sejak 19–21 September 2025. Himbauan itu dikeluarkan Panglima Laot Kabupaten Pidie, Marfian AS.

Dalam himbauannya, Marfian AS menegaskan larangan melaut dalam rangka Kenduri Laot yang digelar, Jum’at (19/9/2025) di Kuala Bhoom Pantai Pelangi Kota Sigli.

Baca juga: Kerugian Negara Akibat Kredit Fiktif BPR Jepara Tembus Rp254 Miliar

Untuk diketahui, Kenduri Laot merupakan bagian dari tradisi adat laot (adat laut) yang diwariskan secara turun-temurun. Namun kali ini, Kenduri Laot digelar bersamaan dengan kegiatan hari jadi Pidie ke-514 atau momentum “Peuingat Uroe Lahee Pidie”.

Disisi lain, kenduri Laot juga digelar sebagai wujud syukur para nelayan kepada Allah SWT atas rezeki hasil laut, sekaligus do’a bersama agar senantiasa dilindungi dari segala musibah saat melaut.

Baca juga: Wartawan Diusir Anggota DPRD Sumut, “Tamparan Bagi Demokrasi”

Demi menjaga kekompakan, keselamatan, dan menghormati adat istiadat yang sudah diwariskan leluhur, para nelayan patuh untuk tidak turun ke laut sesuai himbauan dari Panglima Lot. (KRO/RD/AN)